Stok Darah Berkurang saat Corona, PMI Jemput Bola Pendonor

- Jumat, 27 Maret 2020 | 06:55 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mempersiapkan skenario untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasokan darah menjelang bulan puasa dan lebaran, terlebih di tengah musibah pandemi virus corona (Covid-19).

Salah satunya dengan menjemput bola kepada pihak yang bersedia bekerjasama menjadi sukarelawan donor darah.

"Ketua Umum Kami (Jusuf Kalla) sudah membuat surat permintaan ke TNI/Polri, AD, AL dan panglima untuk secara bergilir kesatuannya itu [donor darah], sesuai protokol kita akan datang setiap harinya, jadi kita sudah sebarkan itu semua," ujar Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Pusat Linda Lukitari Waseso saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (26/3).

Ia menyebut sejauh ini pihaknya masih mengandalkan kerjasama dengan personel militer, karena tidak memungkinkan mengajak pekerja kantoran yang memang telah diimbau untuk bekerja dari rumah.

"Kalau angkatan (TNI) ya sudah struktur ya, kalau pegawai kantor libur. Sementara itu dulu karena situasi yang tidak memungkinkan," katanya.

Linda mengatakan berdasarkan pengalaman, permintaan stok darah ke PMI kerap mengalami lonjakan saat mendekati Idul Fitri. Karena itu memang ada kekhawatiran pasokan berkurang saat permintaan bakal tinggi nanti di tengah kondisi tak normal pandemi corona.

Linda mengakui adai penurunan jumlah pendonor darah usai diberlakukannya kebijakan social distancing. Oleh karena itu, langkah jemput bola ke institusi masih menjadi pilihan paling cepat untuk mengatasi ketersediaan setok darah itu.

Pasalnya masih banyak kebutuhan darah pasien rutin seperti penderita kelainan darah thalasemia dan hemofilia, orang dengan kelainan ginjal, pasien emergency dan utamanya pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang juga marak memakan korban di Indonesia.

"Darah itu tidak ada pabriknya kecuali kita sendiri," kata dia.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X