Polda Metro: Kelompok Anarko Rencanakan Penjarahan di Pulau Jawa 18 April

- Minggu, 12 April 2020 | 07:05 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengungkapkan, kelompok Anarko sempat merencanakan aksi penjarahan dan pembakaran sejumlah kota besar di Pulau Jawa, pada 18 April 2020. Irjen Nana bersyukur aksi tersebut bisa terungkap dan jajarannya menangkap beberapa orang anggota kelompok tersebut.

“Mereka juga akan merencanakan aksi dari kelompok ini, yaitu mereka merencanakan bahwa pada 18 April 2020, mereka akan melakukan aksi vandalisme secara bersama-sama, di beberapa kota besar di Pulau Jawa,” kata Irjen Nana, dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (11/4/2020).

Dia mengatakan, tujuan kelompok ini adalah memanfaatkan situasi di tengah pandemi virus corona (Covid-19), untuk menciptakan kerusuhan di tengah masyarakat.

“Situasi ini dimanfaatkan mereka untuk mengajak masyarakat untuk membakar, kemudian juga menjarah. Tentunya sangat membahayakan dan ya kita nanti malam ini mensyukuri bahwa kelompok ini bisa diungkap,” kata Nana.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menangkap lima orang melakukan aksi vandalisme di tengah pandemi corona. Mereka menuliskan ajakan-ajakan bernada provokatif akibat ketidakpuasan terhadap pemerintah.

Kelima tersangka itu yakni MRR alias Bunga (21), AAM alias Aflah (18), RIAP alias Rio (18), RJ alias Riski (19), dan MRH.

Kelima tersangkakan pasal berlapis seperti di Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI Nomor 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 160 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.(*)
 

Editor: Administrator

Terkini

2 Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Presiden, Simak!

Rabu, 22 September 2021 | 16:15 WIB

Sabar! Pemerintah Belum Putuskan Cuti Bersama 2022

Rabu, 22 September 2021 | 13:07 WIB

Ada Apa? Giring Ganesha Sebut Anies Baswedan Pembohong

Selasa, 21 September 2021 | 22:55 WIB
X