Mundur dari CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin Berlabuh di Kantor Luhut

- Senin, 3 Januari 2022 | 14:15 WIB
Jabatan CEO Bukalapak akan berpindah dari Achmad Zaky (kiri) kepada Rachmat Kaimuddin (kanan). (Antara/Dok Bukalapak)
Jabatan CEO Bukalapak akan berpindah dari Achmad Zaky (kiri) kepada Rachmat Kaimuddin (kanan). (Antara/Dok Bukalapak)

Sosok Rachmat Kaimuddin

Rachmat Kaimuddin diumumkan sebagai CEO Bukalapak pada 8 Desember 2019, menggantikan Achmad Zaky yang merupakan pendiri Bukalapak.
Berdasarkan profil LinkedIn, sebelumnya Rachmat bekerja sebagai Direktur Keuangan dan Perencanaan di PT. Bank Bukopin Tbk sejak 2018.

Kehadirannya di Bank Bukopin sebenarnya sudah dimulai sejak 2014, di mana ia masuk dalam jajaran dewan komisaris perusahaan. Secara keseluruhan, ia telah menghabiskan waktu sekitar 5 tahun 8 bulan di Bank Bukopin.

Soal sejarah kariernya, pria berusia 42 tahun ini memulai dunia kerjanya dengan menjadi Hardware Design Engineer di perusahaan AS, Teradyne, Inc pada 2001 lalu. Rachmat melanjutkan kariernya di Boston Consulting Group pada 2003, International Finance Corporation pada 2007, serta di PT Cardig Air Services sebagai Managing Director dan Chief Financial Officer (CFO) selama 2009 hingga 2011.

Sembari berperan sebagai CFO di Cardig, Rachmat juga menjabat sebagai Principal di perusahaan ekuitas besutan Thomas Lembong, Quvat Management, sejak 2008 hingga 2018. Kariernya pun semakin menanjak dan ia menjabat sebagai Direktur di PT Semen Bosowa Maros pada 2014 dan naik jabatan sebagai Managing Director pada 2016.

Karier cemerlangnya ini juga berasal dari latar belakang pendidikannya yang merupakan lulusan kampus luar negeri ternama. Rachmat merupakan lulusan sarjana Science and Engineering Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, pada tahun 1998 hingga 2001.

Ia pun melanjutkan kuliah S2-nya di Stanford Graduate School of Business, Master of Business Administration. Ia berhasil menyelesaikan studi pascasarjananya itu dalam waktu dua tahun, yakni 2006 hingga 2008.

Rachmat resmi menduduki jabatan CEO Bukalapak per 6 Januari 2020. Pergantian kepemimpinan dari Achmad Zaky ke Rachmat Kaimuddin merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mempersiapkan Bukalapak memasuki dekade keduanya dan merealisasikan misinya untuk menjadi e-commerce yang berkelanjutan.

Saat diangkat 2 tahun lalu, Rachmat mengaku terharu dan bangga mendapat kepercayaan dari pendiri Bukalapak untuk memimpin startup e-commerce bergelar unicorn ini. Dia berharap bisa dapat membantu Bukalapak memberi dampak luas untuk Indonesia.

"Saya percaya Bukalapak adalah tempat di mana saya bisa bekerja bersama kawan-kawan saya untuk membuat perubahan positif yang berguna bagi bangsa dan negara ini," katanya. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

X