Usai Viral Cuitan soal Allah, Ferdinand Hutahaean Minta Maaf ke Umat Islam

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 16:30 WIB
Ferdinand Hutahahean Dilaporkan Ke Polisi Karena Cuitannya  (Twitter @FerdinandHaean3)
Ferdinand Hutahahean Dilaporkan Ke Polisi Karena Cuitannya (Twitter @FerdinandHaean3)

Ferdinand menyebut, dirinya sudah 2 tahun mengalami gangguan penyakit yang jika kambuh akan membuat dirinya jatuh, pingsan dan kejang. Hal ini disebut mempengaruhi kesadaran dia. Tapi tak disebut jenis penyakit itu.

"Dan pada tanggal 4 Januari 2022 saat cuitan saya muncul, adalah ketika saya baru mengalami jatuh pingsan dan ini membuat pikiran saya berkecamuk serta ingin bertindak pendek," kata Ferdinand.

"Akhirnya terjadilah dialog antara pikiran dan hati, ketika itu pikiran saya berkata "Hei Ferdinand, kau akan mati, tak ada yang bisa menolongmu, tak ada yang bisa membantumu, Allahmu saja harus dibela" kata pikiran kepada hati saya," jelas dia.

"Hati saya menjawab "Tidak, Allah ku kuat, Dia tak perlu dibela, Dia yang akan menolongku." Itulah dialog yang muncul dan itu motivasi untuk diri saya supaya saya kuat dan bertahan dari cobaan. Dan saat itu saya tuliskan hal tersebut dalam cuitan," papar dia.

Namun setelah cuitan itu, muncul berbagai kecaman yang menurut Ferdinand adalah karena ada salah persepsi yang muncul. Selain itu, ia menyebut ada pihak yang melakukan provokasi dengan menambah narasi yang tidak sesuai dengan fakta hingga terkesan mengadu domba.

"Maka muncullah opini bahwa seolah ini menjadi adu domba antara Kristen dan Islam. Padahal ini tidak ada urusan dengan agama mana pun, ini murni dialog pribadi saya dengan diri saya, dialog tentang saya dengan Tuhan saya, Allah SWT," ucap dia.

"Orang yang tidak mengenal saya bahwa saya adalah seorang Muslim, seorang Mualaf sejak 2017 telah menuduh saya dengan kalimat yang tidak tepat terutama tentang identitas agama saya, akhirnya jadi ribut dan gaduh," tutur dia.

Meski begitu, Ferdinand akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas cuitan itu. Ia menyadari pemahaman dirinya tentang Islam masih kurang dan harus banyak belajar.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya Muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan saya di twitter, sekali lagi saya mohon maaf karena ke kekhilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung, mohon kiranya dimaafkan dan mohon bimbingan selalu para ulama untuk saya dan keluarga agar lebih baik lagi menjadi seorang muslim," kata Ferdinand.

"Demikian saya sampaikan semoga bisa menjadi terang bagi semua atas situasi yang terjadi. Sekali lagi dengan segala keresahan saya mohon dimaafkan," tutup dia

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

X