Tengku Zul ke Denny Siregar: Zaman SBY Dolar AS di Bawah Rp10 Ribu

- Selasa, 9 Juni 2020 | 10:37 WIB

HARIANHALUAN.COM - Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat berada di level Rp13.973 jadi perhatian publik terutama di media sosial. Isu menguatnya rupiah terhadap dolar AS membuat pegiat medsos Denny Siregar terlibat friksi dengan penceramah Tengku Zulkarnain.

Kedua figur ini memang berbeda pandangan politik. Denny dikenal sebagai salah seorang pegiat medsos yang pro terhadap pemerintahan Joko Widodo. Berbeda dengan Tengku Zul yang aktif mengkritisi pemerintahan Jokowi.

Awalnya, Denny menulis di akun Twitternya @Dennysiregar7 pada Jumat, 5 Juni 2020. Dalam cuitannya itu menyinggung penguatan rupiah terhadap dolar AS. "Satu dollar sudah berapa rupiah ya sekarang?," tulis Denny yang dikutip pada Selasa, 9 Juni 2020.

Pun, Denny kembali menulis cuitan pada Senin, 8 Juni 2020 dengan menyebut nama Tengku Zulkarnaen.

"Ayah naen @ustadtengkuzul, berapa posisi Rupiah terhadap dollar sekarang? Biasanya jago kalo bahas ini," ujar Denny.

Merespons cuitan Denny, Tengku pun memberikan komentarnya. Ia menyinggung pernyataan Presiden Jokowi yang pernah berjanji dolar AS di bawah Rp10 ribu. 

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu pun menyoroti harga bahan bakar minyak atau BBM yang juga sampai sekarang belum turun.

"Kan Dolar janjinya di bawah 10.000. Dolar turun pun rakyat terlanjur melarat... O, ya BBM nggak turun turun apa nyangkut di tiang jemuran ya?," tulis Tengku.

Tak hanya membalas lewat komentar, Tengku pun mencuit dengan menyebut nama Denny Siregar. Ia heran Denny yang bangga dengan buat status rupiah perkasa terhadap dolar AS. Padahal, kata dia, di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, dolar AS pernah di bawah Rp10 ribu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kelanjutan PPKM Level 4 Dibahas Hari Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:10 WIB
X