Menko Airlangga: Indonesia Butuh 340 Juta Vaksin COVID-19

Administrator
- Selasa, 9 Juni 2020 | 23:29 WIB

Selain itu, ia menuturkan negara berpenduduk lebih sedikit dari Indonesia seperti Korea, Prancis, dan Denmark merupakan mitra ideal karena mereka membutuhkan pasar yang besar.

"Mereka membutuhkan pasar besar sehingga kita bisa melakukan co-production," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan pengembangan vaksin di Indonesia dipimpin oleh PT Bio Farma yang merupakan BUMN.

"Kita ingin mendapatkan vaksin dalam waktu relatif cepat artinya tidak tertinggal dari negara lain. Kita mengembangkan vaksin Indonesia sendiri yang efektif untuk virus yang beredar di Indonesia," katanya.

Bambang menyatakan Indonesia dengan lebih dari 250 juta jiwa membutuhkan sekitar 250 juta sampai 300 juta ampul jika ingin melakukan vaksinasi terhadap dua per tiga dari total penduduk Indonesia. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pakar: Pemilu 2024 Menjadi Momentum Kemenangan Golkar

Senin, 17 Januari 2022 | 12:31 WIB

Future Leader Challenge (FLC) 2022 Resmi Dibuka

Senin, 17 Januari 2022 | 06:45 WIB

Begini Cara Sri Mulyani Pajaki Ghozali Everyday

Minggu, 16 Januari 2022 | 16:55 WIB
X