Musim Kemarau Tiba, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Ini

Administrator
- Sabtu, 27 Juni 2020 | 06:36 WIB

HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa 51,2 persen wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau. Hal itu sudah diprediksi sebelumnya oleh BMKG.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal menjelaskan bahwa, berdasarkan analisis hingga 20 Juni 2020 menunjukkan bahwa 51,2% wilayah Indonesia telah mengalami musim kemarau. Sedangkan sisanya masih mengalami musim hujan.

"Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi pesisir timur Aceh, bagian barat Sumatra Utara, pantai timur Riau-Jambi, pesisir utara Banten, Jawa Barat bagian utara, Jawa Tengah bagian utara dan timur, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat bagian selatan, Pesisir selatan Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara bagian utara, Pulau Buru dan Papua Barat bagian timur," kata Herizal dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Musim kemarau ditandai oleh berkurangnya hari hujan dan rendahnya jumlah curah hujan yang terukur di permukaan. Sebagian besar wilayah di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali dan Jawa Timur telah mengalami hari tanpa hujan berturut-turut atau deret hari kering berkisar antara 20-60 hari.

"Sedangkan Sebagian besar wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat bagian Utara telah mengalami hari tanpa hujan berturut-turut berkisar antara 10-30 hari," ujarnya.

Herizal menuturkan, umumnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia pada pertengahan Juni 2020 berada pada kriteria rendah 0 - 50 mm/dasarian. Curah hujan kriteria menengah 50-150 mm/dasarian terjadi di Aceh bagian selatan, Riau, Lampung bagian selatan, Jawa Tengah bagian barat, Kalimantan Barat bagian barat laut, dan Maluku Utara.

Curah hujan kategori tinggi (>150 mm/dasarian terjadi di Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Pulau Seram bagian barat, Papua Barat bagian barat dan Papua bagian tengah khususnya di sekitar Timika.

"Dibandingkan dengan curah hujan normalnya (rata-rata iklim 1981-2010) pada bulan Juni, 50% dari wilayah-wilayah tersebut menunjukkan kondisi Atas Normal (lebih basah dari biasanya). Sedangkan 30% wilayah yang lebih kering (Bawah Normal) terjadi di Sumatra Utara bagian tengah, Jawa Barat bagian tengah, Jawa Tengah bagian tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah bagian utara, Papua Barat bagian timur, Jayapura dan Papua bagian utara dan tengah," paparnya.

Prediksi curah hujan pada akhir Juni hingga pertengahan Juli 2020 umumnya akan berada pada kisaran kriteria rendah 0 – 50 mm/dasarian hingga menengah 50 – 150 mm/dasarian di sebagian besar wilayah.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X