Predator 13 Santri Dituntut Hukuman Mati, Fahira Idris Berharap Dikabulkan Hakim

- Kamis, 13 Januari 2022 | 17:35 WIB
Anggota DPD RI Fahira Idris
Anggota DPD RI Fahira Idris

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPD RI Fahira Idris menilai tuntutan jaksa terhadap terdakwa kasus pemerkosaan 13 santri Herry Wirawan dengan hukuman mati sudah sangat tepat.

“Saya apresiasi tuntutan jaksa. Sudah sepantasnya predator anak dihukum mati," tegas Fahira, di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati Dituntut Hukuman Mati

Menurut Fahira, kekerasan seksual terhadap anak sudah masuk dalam kategori kejahatan luar biasa, setara dengan tindak pidana korupsi, narkoba dan terorisme.

Apa yang dilakukan Herry Wirawan sudah memenuhi unsur kejahatan luar biasa sesuai UU Perlindungan Anak karena korban lebih dari satu orang dan dilakukan berulang-ulang. Sehingga pantas tuntutan hukuman mati dijatuhkan.

Baca Juga: Herry Wirawan yang Perkosa Santriwati Berbelit-belit saat Sidang, Ngakunya Khilaf
 
“Semoga hakim mengabulkan tuntutan jaksa. Negara harus tegas terhadap predator anak seperti ini. Predator anak tidak layak ada dalam komunitas masyarakat. Ini adalah upaya pencegahan paling efektif untuk mencegah dan mengatasi fenomena kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia," kata Fahira.

Menurut Fahira, opsi pidana mati dalam UU Perlindungan Anak yang mengategorikan kekerasan seksual terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa adalah kemajuan dalam upaya perlindungan anak di Indonesia.

Undang-undang yang dinilainya mampu memberi efek jera dan mengedepankan hak-hak korban akan efektif mengatasi fenomena kekerasan seksual terhadap anak.
 
Terlebih, selain menambah pidana pokok berupa pidana mati dan pidana seumur hidup, serta pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku, UU Perlindungan Anak yang baru ini, menambahkan ketentuan mengenai tindakan berupa kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, dan rehabilitasi.

"Saya yakin, upaya kita mengatasi fenomena kekerasan seksual terhadap anak bisa efektif jika penegak hukum konsisten berpegang penuh kepada UU Perlindungan Anak,” pungkas Fahira.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Pengumuman! Pemerintah Segera Hapus PPKM

Senin, 23 Mei 2022 | 11:11 WIB
X