Arteria Dahlan: Komnas HAM tidak Boleh Genit, Jangan Pencitraan

- Jumat, 14 Januari 2022 | 11:45 WIB
Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan, menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas mafia tanah. (dpr.go.id)
Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan, menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas mafia tanah. (dpr.go.id)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Komnas HAM mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Kamis (13/1). Dalam rapat tersebut, banyak anggota Komisi III DPR yang melontarkan kritik terhadap kinerja Komnas HAM.

Salah satu kritik datang dari anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan. Ia mengkritik Komnas HAM mulai dari soal pencitraan hingga desakan RUU TPKS untuk segera disahkan yang dinilai Arteria seperti menganggap DPR RI tak peka.

Baca Juga: Komnas HAM Tolak Herry Wirawan Dihukum Mati, Sultan: Indonesia Negara Berdaulat

Rapat kerja ini dihadiri Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, serta sejumlah komisioner yaitu Beka Ulung Hapsara dan Mohammad Choirul Anam. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Desmond Mahesa bertindak sebagai pimpinan rapat.

Berikut kritikan yang disampaikan Arteria dalam rapat kerja tersebut:

"Komnas HAM tidak boleh genit, tidak boleh ngomongin pencitraan-pencitraan. Komnas HAM ini pencitraan, Pak. Cenderung cari popularitas," kata Arteria di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, dikutip dari Kumparan.com, Jumat (14/1).

Baca Juga: Fatia Maulidiyanti Sambangi Komnas HAM Bawa Bukti Ini Usai Dipolisikan Luhut

Ia mencontohkan soal pernyataan Komnas HAM bahwa Polri menjadi institusi yang paling banyak diadukan warga. Namun, Arteria menyesalkan mengapa pernyataan ini harus disampaikan di ruang publik,

"Ini kan fakta kan. Pertanyaan kami, Pak, fakta itu perlu diumbar enggak? Ini masih pengaduan, belum terbukti. Kedua, pastinya polisi, penegak hukum itu pasti banyak dilaporkan karena irisan kepentingannya besar," kata Arteria.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

X