Yuri: Jangan Tunggu Kehadiran Vaksin Covid-19, Kita Harus Kembali Produktif

Administrator
- Selasa, 7 Juli 2020 | 11:07 WIB

HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Achmad Yurianto berterus terang bahwa hingga saat ini, ia belum mengetahui sejauh mana progres penelitian vaksin Virus Corona di Indonesia. Yuri meminta agar masyarakat tidak terlalu berharap kepada vaksin virus corona yang entah kapan bisa ditemukan.

Masyarakat tidak perlu menunggu dan terus bertanya-tanya kapan vaksin Covid-19 ada di Indonesia, karena menurut Yuri, bukan hanya Indonesia saja yang masih berupaya meneliti antivirus tersebut, namun negara-negara lain juga masih bersusah payah meneliti vaksin virus yang menyerang pernapasan itu.

"Sampai saat ini, kita juga belum tahu progres vaksin sampai kapan," ujar Yuri saat berbincang dengan dr. Soroy Lardo di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (2/7).

Yuri menegaskan bahwa masyarakat harus kembali menjalankan aktivitas biasa seperti sebelum adanya virus corona. Bila masyarakat baru mau memulai aktivitas setelah vaksin SARS-CoV-2 ditemukan, maka akan mengganggu produktivitas masyarakat itu sendiri.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru di era new normal ini.

"Kita tidak mungkin baru produktif, setelah vaksin ditemukan. Kita harus produktif dari sekarang. Kembali beraktivitas itu suatu keharusan," tuturnya.

Selain itu, Yuri juga meminta masyarakat untuk benar-benar memahami konsep dasar adaptasi kebiasaan baru di era new normal. Tujuan dari adaptasi kebiasaan baru semata-mata untuk membentengi diri agar tidak tertular virus corona, namun tetap bisa produktif melakukan berbagai kegiatan.

"Tujuan kebiasaan baru itu agar kita tetap produktif namun tetap mencegah kemungkinan tertular," ujar Yuri saat berbincang di Gedung BNPB sebelum mengumumkan jumlah kasus Covid hari ini.

Di hari yang sama setelah mengumumkan perkembangan jumlah kasus Covid-19, Yuri kembali mengingatkan masyarakat untuk kembali beraktivitas dan tidak menunggu vaksin virus corona. Ia menegaskan bahwa belum ada satu pun negara yang sudah menemukan vaksin Covid-19 yang disebut-sebut bisa memberikan kekebalan bagi tubuh.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X