Tercatat Sudah 738 Unit Rumah yang Rusak di Pandeglang Akibat Gempa

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:55 WIB
Kondisi rumah yang rusak usai gempa di Pandeglang.  (©2022 Istimewa)
Kondisi rumah yang rusak usai gempa di Pandeglang. (©2022 Istimewa)

 

HARIANHALUAN.COM - Rumah rusak di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akibat gempa magnitudo 6,6 yang terjadi Jumat (14/1), pukul 16.05 WIB bertambah menjadi 738 unit dari sebelumnya 263 unit.

"Kemungkinan data bangunan rumah rusak itu terus bertambah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang,Girgi Jantoro di Pandeglang dilansir dari merdeka.com, Sabtu (15/1).

Baca Juga: Begini Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan

Bangunan rumah yang rusak tersebar di 27 kecamatan dan 113 desa. Namun yang terparah di Kecamatan Sumur, Cibaliung, Panimbang, Cimanggu, dan Cikeusik.

Dari 738 bangunan rumah yang rusak terdiri atas rusak berat 164 unit, 413 unit rusak ringan, dan 170 unit rusak sedang, kata dia.

Sedangkan sarana pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan tempat ibadah yang rusak di antaranya gedung sekolah 13 unit, puskesmas 14 unit, kantor desa tiga unit, masjid empat uni,t dan satu unit tempat usaha.

Baca Juga: Akibat Gempa M 6,7, Sejumlah Rumah Warga di Banten Dilaporkan Rusak

"Kami hingga kini masih melakukan pendataan jumlah kerusakan bangunan dan belum mendata jiwa terdampak bencana," katanya.

Berdasarkan pengalaman bencana tsunami yang terjadi beberapa tahun lalu di Kabupaten Pandeglang, ujar dia, dipastikan korban bencana gempa magnitudo 6,6 akan menempati hunian sementara (huntara) sebelum mereka mendapatkan hunian tetap ( huntap).

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Terkini

Indonesia Kembali Terima Donasi Vaksin dari Covax

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:30 WIB

RI Catatkan 2 Kasus Meninggal Akibat Omicron

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:07 WIB
X