PLN Peduli, Dorong Kemampuan Bisnis dan Keterampilan Digital Kalangan Disabilitas

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:04 WIB
PLN Peduli, Dorong Kemampuan Bisnis dan Keterampilan Digital Kalangan Disabilitas
PLN Peduli, Dorong Kemampuan Bisnis dan Keterampilan Digital Kalangan Disabilitas



JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Yayasan Menembus Batas menggelar program pelatihan daring yang dirancang untuk membantu penyandang disabilitas. Program pelatihan yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan ini, diharapkan akan mendukung peserta penyandang disabilitas agar dapat berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa pandemi.

"Tidak hanya itu, program ini juga diharapkan bisa diselenggarakan secara sustainable dan terdapat kegiatan lanjutan seperti program magang atau kompetisi usaha untuk para peserta sehingga ilmu yang di dapatkan dapat diaplikasikan untuk mengoptimalkan kemampuan kewirausahaan dan digital," ungkap Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Agung menuturkan, program ini adalah salah satu peran nyata perseroan untuk mendukung pendidikan dan pengembangan kapabilitas dari kelompok rentan yaitu disabilitas.

Baca Juga: Emas Antam Dijual Rp938.000 di Akhir Pekan, Berikut Rincian Harganya

Hal ini juga selaras dengan pelaksanaan Core Subject ISO 26000 tentang persamaan Hak Asasi Manusia.

"Dengan begitu, kalangan disabilitas dapat mandiri dan bersaing untuk berwirausaha serta mengembangkan usaha sesuai minat dan kemampuan mereka di era digital sekarang ini," katanya.

Baca Juga: Data BMKG Ungkap Sumber Gempa Sumur Banten Berhubungan dengan Megathrust

Dalam program Pelatihan Digital Skill Online, setidaknya ada 250 penyandang disabilitas meliputi penyandang disabilitas fisik, netra, tuli, mental dan intelektual dengan usia 18 hingga 35 tahun dengan minimal pendidikan terakhir adalah SMA serta berdomisili di Jabodetabek dan luar Jabodetabek yang akan dipilih untuk menjadi penerima manfaat dalam program ini. Para peserta akan mempelajari kurang lebih 21 modul pembelajaran selama 9 minggu.

Chief Operational Officer Yayasan Menembus Batas, Nicky Claraentia Pratiwi mengatakan para peserta diharapkan dapat menerima peluang baru untuk memiliki kemampuan literasi digital dan teknologi sebagai awal mengembangkan kapasitas dan kapabilitas dirinya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Indonesia Kembali Terima Donasi Vaksin dari Covax

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:30 WIB

RI Catatkan 2 Kasus Meninggal Akibat Omicron

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:07 WIB
X