BMKG: Gempa Susulan di Sumur Banten Tak Berpotensi Tsunami

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:15 WIB
Salah satu ruangan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pandeglang yang terdampak gempa Banten.
Salah satu ruangan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pandeglang yang terdampak gempa Banten.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gempa bumi susulan bermagnitudo 4,7 kembali terjadi di Barat Daya, Sumur, Banten, Sabtu (15/1/2022) pukul 09.29 WIB. BMKG memastikan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut Kepala BMKG Wilayah II Tangerang Selatan Hartanto, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat proses subsduksi lempeng.

Baca Juga: Provinsi Banten Siap Implementasikan Kurikulum Prototipe

"Akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo-Australia menunjam menelusup ke bawah Lempeng Eurasia," katanya dikutip melalui akun Instagram @infoBMKG dikutip dari Okezone.com, Sabtu (15/1/2022).

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sumur, Panggarangan, Cibeber, Malingping, Bayah, Cihara, Muarabinuangeun, Cigemblong, Panimbang, Sobang, dan Labuan dengan Skala Intensitas III MMI.

Baca Juga: Data BNPB: 257 Rumah Rusak Akibat Gempa M 6,6 di Pandeglang Banten

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," kata Hartanto.

Hartanto menjelaskan, pada pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 32 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M5,7 dan magitudo terkecil adalah M2,5.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Kembali Terima Donasi Vaksin dari Covax

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:30 WIB

RI Catatkan 2 Kasus Meninggal Akibat Omicron

Sabtu, 22 Januari 2022 | 22:07 WIB
X