Ahli Wabah: 90 Persen Warga Jakarta Sudah Terinfeksi Corona

- Senin, 17 Januari 2022 | 10:55 WIB
Ilustrasi corona
Ilustrasi corona

Apa yang terjadi di Jakarta bisa jadi gambaran di wilayah lain. Dalam survei nasional yang digelar Kemendagri dan Kemenkes, diungkapkan Pandu, hasilnya sebagian besar masyarakat sudah memiliki kekebalan meskipun capaian vaksinasi di wilayahnya masih rendah.

"Secara nasional itu hampir 90 persen ya 86,6 itu sudah punya kekebalan dan hampir separuhnya itu kekebalannya distimulasi alamiah dan vaksinasi. Sehingga menimbulkan respons sangat baik dari orang-orang yang dapat dua simulasi itu kadar antibodinya sangat tinggi," kata Pandu.

Angka anak yang terinfensi corona juga cukup tinggi. Karena itu, peerintah mantap melanjutkan PTM 100% karena dinilai sudah punya kekebalan alami, ditambah dengan program vaksinasi yang sedang berjalan.

"Pada usia anak hampir 3/4 itu sudah punya kekebalan. Itulah alasan kita dukung PTM 100 persen karena anak sudah kebal tinggal ditambah kekebalannya dengan vaksinasi maka akan lebih aman dan terkendali," tutur dia.

Menurut Pandu kondisi itu juga yang membuat kasus di Indonesia melandai beberapa waktu lalu. Bahkan tidak ada lonjakan meski tingkat mobilitas warga tinggi saat Nataru.

"Itu yang mungkin menyebabkan membantu kenapa sejak Agustus sampai Januari pandemi di Indonesia tidak ada lonjakan. Itu sebabnya kenapa meski ada mobilitas Nataru tidak ada lonjakan. Karena sudah kebal," kata Pandu. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari Ukraina, Jokowi Kembali ke Polandia

Kamis, 30 Juni 2022 | 08:18 WIB
X