Bali Diguncang Gempa 5,3 Magnetudo, Getarannya Terasa Hingga Jember

- Sabtu, 15 Agustus 2020 | 23:23 WIB

JEMBRANA, HARIANHALUAN.COM — Gempa bumi bermagnetudo 5,3 mengguncang Kabupaten Jembrana, Bali pada Sabtu (15/8) pukul 14.12 WIB atau 15.12 WITA. Getarannya terasa hingga Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pusat gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 9,48 LS dan 113,98 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 143 km barat daya Jembrana, Provinsi Bali, pada kedalaman 56 km dan tidak berpotensi tsunami.

"Getaran gempa cukup terasa, bahkan saya dan anak saya langsung lari keluar rumah saat tempat tidur bergoyang-goyang," kata Anisa, salah seorang warga di salah satu perumahan di Kelurahan Tegal besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Menurutnya beberapa tetangga juga sempat keluar rumah karena merasakan getaran gempa yang sama, namun setelah beberapa menit kemudian masuk kembali ke rumah.

"Saya pikir gempa itu terjadi di Jember. Setelah saya mencari informasi ternyata gempa itu pusatnya di Jembrana Bali, namun dirasakan warga di Jember," tuturnya.

Sementara Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang, Musripan, mengatakan wilayah Samudera Hindia selatan Jawa diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,3 dan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,48 LS dan 113,98 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 143 km barat daya Jembrana, Bali, pada kedalaman 56 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrustfault)," katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kelanjutan PPKM Level 4 Dibahas Hari Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:10 WIB
X