FLC 2022, Elaborasi Inovasi untuk Indonesia Berdaya

- Rabu, 19 Januari 2022 | 08:15 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemuda Indonesia diyakini memiliki keunggulan dalam konteks ilmu pengetahuan, teknologi, karakter, nilai, dan keluhuran cita-cita. Selain itu mereka juga dianggap mempunyai kekuatan besar menjadi pemimpin yang mampu berkolaborasi dan berkontribusi.

Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) sebagai lembaga kemanusiaan yang peduli pada potensi besar pemuda menginisiasi program Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA), sebuah program pengembangan kepemimpinan bagi aktivis mahasiswa untuk membentuk pemimpin berintegritas, cendekia, transformatif, dan melayani sebagai jawaban mewujudkan Indonesia berdaya.

Baca Juga: Future Leader Challenge (FLC) 2022 Resmi Dibuka

“Potensi pemuda Indonesia sangatlah besar, kami yakin mereka bisa menjadi pemimpin yang bisa mengelaborasikan inovasi guna berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Fazar, Supervisor BAKTI NUSA. Ia menambahkan jika para pemuda ini membutuhkan wadah khusus untuk menampung potensi besar mereka.

Mewadahi para calon pemimpin kontributif, setiap tahunnya BAKTI NUSA menghelat Future Leader Challenge (FLC), sebuah perhelatan nasional sebagai sarana pengembangan kemampuan kepemimpinan untuk lima puluh penerima manfaat BAKTI NUSA terpilih dari dua belas kampus besar di Indonesia seperti USU, UNAND, UNSRI, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNS, UGM, ITS, UNAIR, dan UB.

Baca Juga: Discovering Insight FLC 2020, Guru Agung: Indonesia Butuh Pemuda Unggul, Adaptif, dan Strategis

“Di FLC para calon penerima manfaat BAKTI NUSA yang lolos seleksi akan mengikuti orientasi dan internalisasi program serta pengukuhan, kami ingin FLC menjadi momentum dalam membangun jaringan kepemimpinan nasional untuk mengakselerasi potensi para penerima manfaat sebagai calon pemimpin masa depan,” ungkap Fazar.

Mengusung tema “Impactful Leaders: Elaborasi Inovasi untuk Indonesia Berdaya”, FLC 2022 akan menggabungkan kepemimpinan nasional berlandaskan pengetahuan dan memaksimalkan kompetensi para pemuda dalam mengelaborasi dan mengkolaborasikan gagasan, karya, serta inovasi.

“Berbeda dengan FLC sebelumnya, FLC 2022 dilakukan hybrid; daring via ZOOM dan luring di Magelang serta D. I. Yogyakarta. Kami ingin para penerima manfaat bisa berinovasi sekaligus memaknai elaborasi untuk berkolaborasi agar mereka menjadi garda perubahan bangsa,” tegas Muhammad Fazar.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengumuman! Pemerintah Segera Hapus PPKM

Senin, 23 Mei 2022 | 11:11 WIB
X