5 Hal yang Harus Diketahui Mengenai Rp2,4 Juta dari Presiden untuk UMKM

- Jumat, 21 Agustus 2020 | 14:19 WIB

HARIANHALUAN.COM - Program bantuan tambahan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi pandemi COVID-19 atau program hibah pemerintah dimulai pada 17 Agustus 2020 sampai dengan 31 Desember 2020. 

Skema bantuan yang diterapkan berupa uang, dengan nilai bantuan Rp2,4 juta per pelaku UMKM yang dibayarkan satu kali melalui bank penyalur.

Berikut ini 5 hal yang perlu diketahui masyarakat mengenai hibah dari presiden tersebut. Nominal Rp2,4 juta itu ditargetkan dapat menjadi modal kerja bagi pelaku 12 UMKM yang terdampak pandemi.

1. Dicairkan Secara Masif Mulai Senin, 24 Agustus 2020

Presiden Joko Widodo, saat meluncurkan Banpres Produktif pada 19 Agustus 2020 di halaman Istana Negara menyatakan, bantuan itu akan mulai digelontorkan pada pekan depan secara masif.

"Jadi pemerintah nanti minggu depan akan membagikan yang namanya modal kerja darurat, namanya Banpres Produktif," kata Jokowi saat penyerahan secara simbolis bantuan itu kepada perwakilan UMKM penerima beberapa waktu lalu.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pun menyatakan bahwa bantuan itu akan dicairkan mulai Senin, 24 Agustus 2020 secara sekaligus terhadap para penerima.

2.  Tahap awal diberikan ke 9,1 juta dari target 12 juta UMKM

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan bahwa bantuan tersebut akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro. Pada tahap awal, akan disalurkan kepada 9,1 juta pelaku UMKM.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Luhut Ramalkan Covid-19 Sepekan ke Depan Membaik

Selasa, 3 Agustus 2021 | 09:18 WIB

Ini Kata ICW Usai Terima Somasi dari Moeldoko

Selasa, 3 Agustus 2021 | 08:00 WIB

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Instruksi Mendagri

Selasa, 3 Agustus 2021 | 01:10 WIB

Terungkap! Ini Motif Penyiraman Wartawan di Medan

Senin, 2 Agustus 2021 | 15:26 WIB
X