Kemendag Berkomitmen Kendalikan Inflasi Melalui Stabilitas Harga Bapok

- Rabu, 19 Januari 2022 | 17:05 WIB
Muhammad Lutfi
Muhammad Lutfi

 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan, kementerian yang dipimpinnya berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ekspor dan pengendalian inflasi volatile food di tahun 2022 melalui stabilisasi harga bahan pokok (bapok).

Sejumlah langkah strategis akan dilakukan agar pemulihan kinerja perdagangan terus berlanjut.

"Momentum pertumbuhan ekspor perlu dijaga mengingat capaian kinerja ekspor Indonesia tahun 2021, berupa ekspor migas dan nonmigas, telah memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah dengan nilai USD 231,54 miliar. Besaran ini bahkan mengalahkan nilai ekspor tertinggi Indonesia yang selama ini dicatatkan pada 2011 sebesar USD 203,50 miliar," kata Mendag Lutfi dalam “Konferensi Pers Outlook Perdagangan 2022” secara virtual hari ini.

Baca Juga: Makin Mudah dan Cepat, Pengaduan Layanan Kelistrikan Lewat PLN Mobile

Turut hadir sebagai narasumber yaitu Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof. Dr. Muhammad Ikhsan, SE., MA.

Lima komoditas ekspor nonmigas terbesar Indonesia pada 2021 adalah batu bara dengan nilai USD 32,84 miliar, CPO (USD 32,83 miliar), besi baja (USD 20,95 miliar), produk elektronik dan elektronika (USD 11,80 miliar), serta kendaraan bermotor dan suku cadangnya (USD 8,64 miliar).

Sementara itu, neraca perdagangan kumulatif Indonesia periode Januari–Desember 2021 mencatatkan surplus sebesar USD 35,54 miliar. Surplus tersebut diperoleh dari defisit neraca migas sebesar USD 13,25 miliar dan surplus neraca nonmigas sebesar USD 48,60 miliar. Nilai surplus nonmigas 2021 tersebut turut mencatatkan rekor sebagai surplus nonmigas terbesar sepanjang sejarah.

Dibandingkan dengan ekspor 2020 yang mencatatkan nilai USD 163,19 miliar, ekspor 2021 tumbuh hingga sebesar 41,88 persen. Di sisi lain, impor 2021 tercatat sebesar USD 196,20 miliar atau tumbuh 38,59 persen dibanding impor 2020 yang sebesar USD 141,57 miliar.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

X