Ini Penyebab MUI Kritik Keras Ketua MPR Bambang Soesatyo

- Senin, 24 Agustus 2020 | 11:14 WIB

HARIANHALUAN.COM-Tindakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengundang ratusan orang pecinta otomotif ke Gedung MPR/DPR/DPD RI yang zona merah baha Covid-19 mendapat kritik keras Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sekretaris Jenderal MUI meminta pimpinan MPR tidak menganggap enteng protokol kesehatan COVID-19.

Abbas menilai tindakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengundang ratusan orang pecinta otomotif ke Gedung MPR/DPR/DPD RI berisiko besar karena dilakukan di zona merah COVID-19.

"Janganlah para pemimpin di negeri ini menganggap enteng masalah COVID-19 ini. Risikonya akan sangat besar. Oleh karena itu, janganlah ada di antara kita yang menganggap bahwa negeri kita sudah aman dari COVID-19. Terutama di kota-kota yang memang masih merah," kata Abbas seperti dikutip dari Antara, Senin (24/8/2020).

Abbas mengatakan Sabtu (22/8) kemarin, jumlah pasien COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 151.498 orang. Namun, usaha untuk tidak berkumpul-kumpul dan menghindari kerumunan belum juga maksimal.

"Jadi ada kenaikan 2.090 orang dari hari sebelumnya. Hal ini tentu jelas sangat merisaukan kita. Untuk itu usaha dan upaya bagi menekan penularan nya jelas harus selalu kita usahakan dengan menghindari kerumunan atau berkumpul-kumpul," ujar Abbas.

Ia menilai ketentuan tentang protokol COVID-19 bukan hanya memakai masker, namun juga menjaga jarak hendaknya benar-benar dihormati dan ditegakkan.

"Untuk itu, teladan dari pemerintah sebagai pihak yang akan digugu dan ditiru oleh rakyat luas tentu jelas sangat-sangat diharapkan. Oleh karena itu kehadiran gambar di atas jelas terasa sebagai sesuatu yang mengganggu. Bukannya kita tidak setuju dengan hal tersebut, tapi kehadirannya di tengah-tengah masa COVID-19 yang sudah sangat melelahkan ini tentu jelas-jelas sangat kita prihatinkan dan sesalkan karena tidak mencerminkan keteladanan yang baik bagi rakyat dan bangsa," tutur Abbas. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Ini Daftar Lengkap 150 Pati TNI yang Dimutasi

Kamis, 16 September 2021 | 17:40 WIB

Ingat! Jika Langgar Hal Ini PNS Bisa Dipecat

Kamis, 16 September 2021 | 17:10 WIB

150 Jabatan Strategis TNI Diisi Oleh Wajah Baru

Kamis, 16 September 2021 | 15:22 WIB
X