Fantastis! Kontribusi Cukai Rokok di Indonesia Capai Rp200 Triliun

- Senin, 24 Agustus 2020 | 13:08 WIB

HARIANHALUAN.COM - Indonesia menjadi negara tertinggi untuk kontribusi rokok se-Asia Tenggara dibandingkan dengan negara lainnya. Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Nirwala Dwi Haryanto mengungkapkan, kontribusi rokok sebanyak 61,4 persen atau sebesar Rp200 triliun. Dengan kontribusi sebesar itu, Industri Hasil Tembakau (IHT) memberikan dampak multiplier effect yang sangat besar. 

Nirwala memperkirakan efek cukai rokok ini akan memengaruhi sekitar 3,6 persen kontribusi terhadap GDP. “Kita bandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, Indonesia menjadi nomor satu kontribusi cukai rokok, kemudian dilanjutkan dengan Filipina sebesar 4,62 persen,” ungkap Nirwala dalam webinar, Minggu (23/8/2020).

Pemerintah merencanakan melakukan penyesuaian tarif cukai pada 2021 sebesar Rp178,47 triliun. Merujuk buku Nota Keuangan dan RAPBN Tahun 2021, target penerimaan cukai tahun 2021 meningkat 3,6 persen dibandingkan outlook tahun anggaran 2020. “Kami juga memperkirakan kontribusi IHT terhadap pendapatan akan mencetak sebesar Rp89 triliun,” lanjutnya. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Kelanjutan PPKM Level 4 Dibahas Hari Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:10 WIB
X