Kapasitas Sejumlah Rumah Sakit Sudah Melebihi Batas, Satgas Covid-19: Perlu Ambil Tindakan

- Sabtu, 12 September 2020 | 14:32 WIB

HARIANHALUAN.COM - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Akmal Taher mengakui bahwa beberapa Rumah Sakit (RS) memang sudah melebihi batas atau over capacity terkait dengan penanganan pasien virus corona.

Meskipun begitu, Akmal menyebut, masih ada beberapa rumah sakit memang masih memiliki slot untuk menampung pasien Covid-19 atau penyakit lainnya.

"Jadi memang secara memang beberapa rumah sakit sudah hampir over kapasitas sebagian masih ada tempat," kata Akmal dalam acara diskusi Polemik MNCTrijaya melalui virtual, Jakarta, Sabtu (12/9/2020).

Menurut Akmal, apabila kapasitas pasien di suatu rumah sakit sudah mencapai 60 hingga 80 persen, maka sebaiknya harus mengambil langkah persiapan yang matang.

"Jadi 80 persen sudah terlalu banyak mestinya 60-70 persen mesti ambil tindakan," ujar Akmal.

Tindakan yang harus diambil adalah mempersiapkan untuk menambah kapasitas infrastruktur dan atau memilah-memilah pasien yang datang.

Terkait pasien Covid-19 yang berkategori ringan, kata Akmal, sampai dewasa ini Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, masih memiliki kapasitas penampungan yang cukup memadai.

"Tapi penambahan ga bisa berapa pun karena kalau nambah tempat tidur bisa nambah cepat tapi sumber daya manusia tak bisa," ucap Akmal.

Solusi lain, kata Akmal adalah, pihak rumah sakit mengeluarkan kebijakan hanya menerima pasien yang mengidap penyakit virus corona.

"Kita buat koordinasi antar rumah sakit kemudian menyatakan rumah sakit hanya menrima covid. Pengalihan psien non covid ke rumah sakit lain, betul sudah diambil tindakan yang tak biasa memidahkan pasien yang mau sembuh ke Wisma Atlet karena pasien tak bisa diatur mau kemana," tutup Akmal.(*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Persiapkan Dirimu! PT KAI Kembali Buka Lowongan Kerja

Minggu, 19 September 2021 | 07:55 WIB

Muhammad Kece Mengaku Dianiaya di Dalam Penjara

Sabtu, 18 September 2021 | 11:35 WIB

Amandemen UU 1945, Susi: Tidak Urgen, Tidak Perlu!

Sabtu, 18 September 2021 | 01:09 WIB
X