Pengamat: Orang yang Pernah Dipidana Tak Layak Jadi Kepala Otorita IKN

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:08 WIB
Ibu Kota Baru.
Ibu Kota Baru.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga berpandangan bahwa Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur sebaiknya punya kapasitas selevel menteri.

Jamil melihat banyak nama yang digadang menjadi calon kuat Kepala Otorita IKN di Kalimantan. Seperti Bambang Brodjonegoro, Ridwan Kamil, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tumiyana, dan Abdullah Azwar Anas.

"Nama-nama tersebut tentu hanya sebagian kecil dari banyaknya anak bangsa yang layak menjadi Kepala Otorita IKN. Karena itu, lebih baik memunculkan kriterianya," kata Jamil, Sabtu (22/1/2022).

Baca Juga: Benarkah Jokowi Sudah Kantongi Nama Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Baru?

Jamil menyebutkan lima kriteria yang harus dipenuhi, yaitu profesionalitas dan good governance, kapasitas intelek yang mumpuni di bidang manajemen IKN, berintegritas dan bermoral, akuntabilitas, serta mampu mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat.

Terkait kriteria kemampuan bidang arsitektur tidak urgen mengingat kapasitas tersebut hanya diperlukan saat pembangunan IKN.

Keahlian di bidang tersebut bersifat sementara, sehingga kepala Otorita IKN cukup didampingi konsultan yang mumpuni di bidang arsitektur.

Baca Juga: Kisah Gisel Mampu Hasilan Cuan Ratusan Juta Rupiah

Selain itu, menurut Jamil, sosok yang pernah dipidana sebaiknya tidak layak menjadi Kepala Otorita IKN. Sebab, sosok seperti ini tak memenuhi akuntabilitas sehingga rentan kontroversial.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Telkom Akan RUPST Tanggal 27 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022 | 10:59 WIB
X