Kasus Omicron Makin Tinggi, Pekerja Diminta Patuhi Imbauan WFH

- Minggu, 23 Januari 2022 | 15:15 WIB
Ilustrasi, Presiden Jokowi mengimbau para pekerja bekerja dari rumah atau  work from home (WFH) untuk mengurangi paparan varian baru Omicron. (dok kemenkeu)
Ilustrasi, Presiden Jokowi mengimbau para pekerja bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengurangi paparan varian baru Omicron. (dok kemenkeu)

 
 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengimbau agar para pekerja mematuhi anjuran yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pekerja kantoran untuk bekerja dari rumah (WFH). Hal itu disampaikan Rahmad menyusul lonjakan kasus covid-19 varian omicron yang terjadi belakangan ini.

"Kepada perkantoran kita ikutin anjuran dari pak presiden kalau memungkinkan kita dorong untuk WFH (work from home), kerja di rumah karena ini omicron untuk beberapa pekan ke depan akan terjadi lonjakan yang besar," kata Rahmad dikutip dari Republika.co.id, Minggu (23/1).

Baca Juga: RI Catatkan 2 Kasus Meninggal Akibat Omicron

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak panik menyikapi tingginyakasus omicron di Indonesia. Politikus PDIP itu juga mengimbau agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas tinggi.

"Yang ketiga tentu buat pemerintah tetap gencar, fokus lagi kepada testing dan tracing 3T," imbaunya.

Baca Juga: Indonesia Tempati Posisi Teratas Kasus Omicron Terbanyak di Asia Tenggara

Kasus aktif omicron di Indonesia terus melonjak. Hingga Sabtu (22/1), tercatat sebanyak 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Di mana sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi omicron ditemukan di Indonesia," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengimbau pekerja perkantoran untuk bekerja dari rumah atau work from home(WFH) untuk menekan potensi penyebaran kasus akibat varian omicron. Ia juga meminta masyarakat mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian serta tak bepergian ke luar negeri jika tak mendesak.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Telkom Akan RUPST Tanggal 27 Mei 2022

Kamis, 19 Mei 2022 | 10:59 WIB
X