Banyak Calo, Salah Satu Penyebab Sulitnya Pencairan JHT

- Senin, 21 September 2020 | 09:43 WIB

HARIANHALUAN.COM - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan pekerja jadi fenomena saat pandemi virus corona atau Covid-19. Bagi pekerja yang terkena PHK, banyak yang mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, masih banyak korban PHK tidak mendapat pesangon.

Terkait adanya hal tersebut Okezone sudah merangkum beberapa fakta mengenai pencairan JHT jadi sulit ketika banyak yang terkena PHK, Jakarta, Senin (21/9/2020).

1. Sistem Online dan Pembatasan Waktu Menyulitkan Peserta Saat Ingin Mencairkan

Para peserta kesulitan mencairkan karena batas waktu operasional dan kesulitan teknis secara online.

"Karena adanya kebijakan WFH di kantor BPJS, klaim JHT secara online menjadi alternatif. Namun tidak semua pekerja bisa mengurus sendiri, karena banyak yang gagap teknologi," ujar Ketua Masyarakat Peduli BPJS Hery Susanto dalam diskusi daring.

2. 5 Provinsi Jadi Daerah yang Paling Banyak Klaim JHT

Lonjakan pengambilan klaim JHT tersebar di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah DIY dan Jawa Timur. Karena wilayah tersebut merupakan basis pekerja.

3. 70% Peserta BP Jamsostek Menggunakan Jasa Calo.

Namun masih tidak semua terpenuhi klaim JHT-nya. Karena adanya pembatasan kuota saat pandemi 50-100 orang per hari per cabang. "Ini membuat situasi sulit bagi pekerja," ujarnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Anies dan Gibran Saling Puji, Hari Ini Janji Akan Bertemu

Minggu, 26 September 2021 | 13:27 WIB

Status Irjen Napoleon Ditentukan Pekan Depan

Sabtu, 25 September 2021 | 22:20 WIB

Hari Ini Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 2.137

Sabtu, 25 September 2021 | 19:45 WIB

Ini 7 BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir

Sabtu, 25 September 2021 | 19:30 WIB

Mana yang Mahal Harga BBM RI atau Malaysia?

Sabtu, 25 September 2021 | 18:22 WIB
X