Rencana Habib Rizieq Pulang Pimpin 'Tsaurah' Menyedot Perhatian Banyak Pihak

Administrator
- Sabtu, 17 Oktober 2020 | 21:58 WIB

"Tidak apa-apa juga mau memimpin revolusi. Pemerintah juga kan sedang berusaha melakukan revolusi mental," ucap Mahfud.

Selain itu, kalangan parlemen angkat bicara seputar rencana 'tsaurah' Habib Rizieq.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB Abdul Kadir Karding memastikan Indonesia tidak mengenal sistem penjatuhan pemerintahan di luar konstitusi.

"Kita tidak mengenal sistem penjatuhan pemerintahan di luar batas batas konstitusi, apalagi kalau itu dalam bentuk kudeta," kata Abdul Kadir saat dihubungi, Jumat (16/10/2020).

Abdul Kadir pun memastikan siapa pun yang berupaya melakukan kudeta akan punya konsekuensi hukum karena perbuatan melawan hukum.

"Kalau saya kalau niatnya untuk kudeta atau melawan pemerintahan ya dia akan berhadapan dengan TNI-polisi dan rakyat. Jadi menurut saya itu akan berhadapan dengan negara Indonesia," ucap Abdul.

Dia juga mengungkapkan, jika maksud 'tsaurah' bukan kudeta dan revolusi, Habib Rizieq harus menjelaskan itu kepada masyarakat. Menurutnya, ini perlu dilakukan agar tidak terjadi salah paham.

"Kalau memang tidak ada keinginan kudeta, nggak ada masalah, perlu diklarifikasi oleh Habib bahwa itu tidak benar, agar publik Indonesia tidak salah paham," ujarnya. (*)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X