Tuh! Polisi Papua Ringkus Dokter Gegara Patok Biaya Rapid Test Rp250 Ribu

Administrator
- Jumat, 23 Oktober 2020 | 10:28 WIB

HARIANHALUAN.COM - Tim Satuan tugas (Satgas) Saber pungli Provinsi Papua menangkap empat orang ASN (Aparatur Sipil Negara) tenaga kesehatan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mereka diketahui mewajibkan penumpang pesawat melakukan rapid test COVID-19 dengan membayar biaya sebesar Rp250 ribu per orang, melebihi dari yang ditentukan pemerintah.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, mengatakan OTT itu dipimpin langsung oleh Ketua Satgas Saber Pungli Papua, Kombes Pol. Alfred Papare. Ini atas pengaduan masyarakat tentang pungutan biaya rapid test yang sangat tinggi.

“Penangkapan empat tenaga medis ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat tentang penyelewengan tarif rapid test yang terlalu tinggi di Kantor Perwakilan Kabupaten Jayawijaya di Bandara Sentani,”kata Paulus Waterpauw kepada awak media di Mapolda Papua.

Paulus menuturkan, kronologis OTT tersebut di mana pada Rabu kemarin sekitar pukul 10.30 WIT, Tim Satgas tiba di Kantor Perwakilan Kabupaten Jayawijaya dan langsung melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap para petugas yang melayani penumpang tujuan Kabupaten Jayawijaya di Bandara Sentani.

“Setiap penumpang ke Wamena diwajibkan melakukan rapid test di kantor itu dengan membayar biaya sebesar Rp250 ribu,”ujar Paulus.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan hal tersebut kepada Saber Pungli, sehingga pihaknya dengan cepat melakukan langkah-langkah penegakan hukum.

Lanjut Kapolda, Satgas saber pungli telah mengamankan 4 orang petugas medis bersama barang bukti ke Mapolda untuk dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan, sedangkan petugas lainnya tetap melakukan aktifitas pelayanan kepada masyarakat penumpang.

Keempat tenaga medis yang diamankan tersebut masing-masing berinisial HP (46 tahun) laki – laki, Y (35) laki-laki, ERS (29) perempuan, dan RL (33) Laki-laki. Mereka terdiri dari dokter dan tenaga bidan. Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa uang tunai senilai Rp15.900.000, buku registrasi pendaftar, kwitansi, hasil rapid tes pada saat itu.

Paulus menuturkan, Satgas Saber Pungli Provinsi Papua telah melaksanakan persiapan dengan merujuk aturan pemerintah dalam masa Pandemi Covid-19 terutama Surat Edaran Kemenkes RI Nomor 2875 tahun 2020 tentang batasan tarif tertinggi rapid test. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X