24 Oktober Diperingati Sebagai Hari Dokter Nasional dan Terbentuknya IDI, Ini Sejarah Singkatnya

- Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:47 WIB

HARIANHALUAN.COM - Setiap tanggal 24 Oktober diperingati sebagai Hari Dokter Nasional. Tanggal ini juga identik dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Sabtu 24 Oktober 2020 menjadi hari yang spesial, sebab IDI sudah genap berusia 70 tahun. Selain itu, 2020 juga menjadi tahun terberat bagi para dokter karena harus mengemban tugas memerangi pandemi virus corona (covid-19).

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, kata 'dokter' diambil dari bahasa latin yakni 'docere' yang memiliki arti to lecture atau mengajar. Zaman dulu sebutan dokter digunakan sebagai gelar terhormat selama lebih dari 1.000 tahun di Eropa.

Istilah dokter dalam konteks medis ialah semua profesional medis yang sudah memiliki lisensi untuk praktik dalam seni penyembuhan penyakit. Hari Dokter Nasional sendiri sudah ada sejak 1950 dan menjadi momentum penting dalam sejarah Indonesia berkaitan dengan sejarah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Asal-usul Hari Dokter Nasional

Organisasi IDI sudah terbentuk jauh sebelum diresmikannya Hari Dokter Nasional. Pada 1911, perkumpulan dokter di Indonesia diberi nama Vereniging van Indische Artsen. Sekira lebih dari 15 tahun berkiprah sebagai tenaga medis, pada 1926 organisasi ini mengalami perubahan nama menjadi Vereniging Van Indonesische Genesjkundigen (VGI).

Pada 1940, VIG mengadakan kongres di Kota Solo, Jawa Tengah. Dalam kongres ini Profesor Bahder Djohan ditugaskan membina dan memikirkan istilah baru dalam dunia kedokteran. Tiga tahun setelahnya yakni pada masa pendudukan Jepang, VIG dibubarkan dan berganti nama menjadi Jawa izi Hooko-Kai.

Pada 30 Juli 1950, atas usul dr Seni Sastromidjojo, Persatuan Thabib Indonesia (PB Perthabin) dan Perkumpulan Dokter Indonesia (DP-PDI) mengadakan satu pertemuan yang menghasilkan Muktamar Dokter Warga Negara Indonesia (PMDWNI) yang diketuai dr Bahder Djohan.

Puncak pertemuan tersebut berlangsung pada 22–25 September 1950. Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (MIDI) digelar di Deca Park yang kemudian diresmikan pada Oktober. Dalam muktamar IDI itu, dr Sarwono Prawirohardjo terpilih menjadi ketua umum pertama IDI.

Dokter sebagai Bagian Sejarah Perjuangan Bangsa

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Terpopuler

X