Anggota Polri yang Terlibat Narkoba Siap-siap Dihukum Mati!

- Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:28 WIB

HARIANHALUAN.COM - Polri menyatakan perwira Kompol IZ yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis Sabu seberat 16 Kilogram (Kg) di Riau terancam hukuman mati.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengungkapkan tindakan tegas tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Apalagi, yang bersangkutan merupakan aparat yang mengetahui konsekuensi penegakan hukum.

"Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sangat jelas dan dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati, karena sebenarnya dia tahu undang-undang dan dia tahu hukum," kata Argo dalam keterangannya kepada Okezone, Minggu (25/10/2020).

Kronologi Penangkapan Oknum Perwira Polisi Penyelundup 16 Kilogram Sabu

Berkaca kasus ini, Argo mengingatkan kepada seluruh anggota Polri agar tidak main-main dengan barang haram tersebut. Terlebih ikut andil dalam sindikat tersebut.

"Jangan coba-coba memakai, apalagi menjadi bandar. Pimpinan Polri tidak akan mentolerir. Hukumannya mati," ucap Argo.

Kedepannya, Argo menyebut, proses pemecatan Kompol IZ dari keanggotaan Polri menunggu vonis pengadilan. Jika yang bersangkutan dinyatakan bersalah atau terbukti maka sanksi pemecatan menanti.

"Kami tunggu hasil vonisnya seperti apa," ucap Argo.

Sebelumnya, oknum perwira polisi berinisial IZ (55) harus menerima timah panas jajaran kepolisian Ditresnarkoba Polda Riau usai membawa narkotika jenis sabu sebanyak 16 kilogram.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pagi Ini, Semarang Diguncang Gempa Magnitudo 3,0

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:45 WIB
X