La Nina Mengancam di Tengah Pandemi Covid-19, Pemda Diminta Siap dan Cepat Tanggap

- Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:00 WIB

HARIANHALUAN.COM - Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman meminta kepada pemerintah daerah (Pemda), dan stakeholder terkait untuk bersiap menghadapi terjadinya fenomena La Nina di tengah Pandemi Covid-19.

Dicky menjelaskan, Pemda harus cepat tanggap bagaimana mengantisipasi dan menangani dampak dari bencama alam, yang berpotensi terjadi kepada masyarakat. Sementara, disisi lain hal itu terjadi saat pagebluk virus corona.

"Sekarang semua Pemda dengan stakeholder menyiapkan mengantisipasi potensi wabah itu, meminimalisir terutama mencegah dan mendeteksi kemampuan semua," kata Dicky kepada Okezone, Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Menurut Dicky, selain penyebaran virus corona, perlu adanya antisipasi terjadinya wabah penyakit lainnya lantaran dampak potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Bencana alam yang bisa saja terjadi akibat dari La Nina, dikhawatirkan melahirkan wabah penyakit lain ketika masyarakat harus menetap di tempat pengungsian sementara.

"Karena pandemi bukan terakhir, termasuk wabah bencana dalam kondisi pandemi lagi," ujar Dicky.

Sekadar diketahui, wilayah Indonesia sedang menghadapi La Nina. Fenomena alam ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.(*)

Editor: Administrator

Terkini

PeduliLindungi Hadir di Dompet Digital DANA

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:30 WIB

Ini Nama 17 Duta Besar RI untuk Negara Sahabat

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:00 WIB

LRT Alami Kecelakaan saat Uji Coba di Cibubur

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:41 WIB
X