13 Jamaah Umrah Indonesia Positif Covid-19, DPR: Kemenag Harus Lakukan Evaluasi

- Jumat, 13 November 2020 | 07:21 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 13 jamaah Umrah asal Indonesia dinyatakan Positif Covid-19. Ini ditemukan usai mereka mengikuti pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Swab di Arab Saudi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily meminta Kementrian Agama (Kemenag) agar dapat melakukan evalusi jalannya penyelenggaran Umrah di tengah Pandemi Covid-19.

“Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi Kementerian Agama dalam menyelenggarakan ibadah umroh selama pandemi Covid-19,” kata Ace kepada Okezone di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Disamping itu, Ace turut mendesak Kemenag agar penyelenggara perjalanan ibadah Umarah (PPIU) atau pihak travel untuk lebih mengetatkan lagi prosedur protokol Covid-19.

“Mulai karantina di dalam negeri, test swab PSR di Indonesia dan mengawasi proses perjalanannya selama di Arab Saudi,” beber Ace.

Lebih jauh, Politikus Partai Golkar ini juga mengingatkan Kementrian Agama untuk memberikan antensi terhadap 13 jamaah tersebut.

“Saya sudah meminta kepada pihak Kementerian Agama untuk memberikan atensi terhadap adanya 13 jamaah umroh yang masih tertahan di Arab Saudi karena positif Covid-19,”tuturnya.

Sebelumnya diwartakan, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Arfi Hatim mengatakan, ada sebanyak 13 jamaah Umrah yang dinyatakan positif Covid-19. Hal ini saat dilakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Swab di Arab Saudi.

Arfi menjelaskan, bahwa jamaah umrah dari Indonesia sebanyak tiga kloter yang diberangkatkan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Pagi Ini, Semarang Diguncang Gempa Magnitudo 3,0

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:45 WIB
X