Fadli Zon Sebut Pemanggilan Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya Tak Wajar

- Selasa, 17 November 2020 | 13:15 WIB

HARIANHALUAN.COM - Langkah Polda Metro Jaya memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait dengan adanya kerumunan massa saat digelar hajatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai tidak tepat.

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyebut pemanggilan yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap Anies Baswedan merupakan langkah yang tidak wajar dan menabrak tatanan. "Sungguh tak wajar n menabrak tatanan. Menunjukkan memang kita sdh makin jauh dr demokrasi," kicau Fadli Zon di akun Twitter-nya, @fadlizin, Selasa (17/11/2020). 

"Kalau maksudnya hendak “mempermalukan” Gubernur @aniesbaswedan, belajarlah, bahwa sebaliknya langkah pemanggilan itu akan jd iklan politik gratis primetime," tambah Fadli Zon. 

Diketahui, Anies Baswedan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kerumunan massa saat terjadi hajatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menimbulkan kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

Anies tiba di Mapolda Metro pada Selasa (17/11/2020) pukul 09.45 WIB, memakai pakaian dinas. Di sana ia akan dimintai keterangan soal pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Mahfud MD Ajak Kampus Atasi Ancaman Kesatuan Bangsa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:08 WIB

Kenaikan UMK Dapat Dirumuskan Secara Bersama

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X