Sempat Alami Kejang, Bocah SD di Sumut Meninggal Usai Divaksin Covid-19

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:30 WIB
ilustrasi meninggal
ilustrasi meninggal

SERDANG, HARIANHALUAN.COM - Bocah SD di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bernama Ronald Sitinjak (10), meninggal usai mengikuti vaksinasi corona. Sebelum meninggal, dia sempat dirawat di rumah sakit, lalu mengalami kejang-kejang.

Ibu Ronald, Sarma, mengatakan anakya sakit satu hari pasca mengikuti vaksinasi di sekolah di kawasan Kecamatan Tanjung Morawa. Ronald saat itu mengeluh sakit di bagian perut.

Baca Juga: Bolehkah Vaksin Covid-19 saat Haid? Begini Penjelasannya

“Kamis (20/6) baru ketahuan, sakitnya kejang-kejang, perutnya keras, kakinya juga,” ujar Sarma dikutip dari Kumparan.com, Kamis (27/1/2022).

Setelah itu, Sarma yang posisinya sedang bekerja di Medan, menyuruh keluarganya membawa Ronald ke rumah sakit. Lalu Ronald dirawat hingga Senin (24/1).

Baca Juga: Capaian Vaksin di Tanah Datar Mencapai 68 Persen

“Awalnya ke klinik terdekat, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Medica, cuma di sana di tolak, alasannya tidak ada alat, sama dokter anaknya. Lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Sejati Medan,” tutur Sarma.

Kata Sarma, anaknya meninggal Rabu (26/1) dini hari. Dia tidak mengetahui penyebab kematiannya. Karena selama ini putranya tidak memiliki penyakit bawaan.

“Tidak ada sama sekali [penyakit bawaan], selama ini, anak saya sehat. Pagi-pagi sudah disuruh neneknya belanja, jadi dia sama sekali tidak punya penyakit,” ujarnya.
Sarma mengaku pasrah dengan kematian anaknya ini, dia tidak bisa berbuat banyak.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X