Pemerintah Diminta Tak Terburu-buru Mengesahkan RUU KUHP

- Rabu, 10 Maret 2021 | 12:35 WIB

HARIANHALUAN.COM - Pemerintah mengusulkan untuk memasukkan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) ke dalam Prolegnas Prioritas 2021 pada bulan Juli atau Agustus mendatang.

Aliansi Nasional Reformasi KUHP mengatakan bahwa RKUHP tidak dapat disahkan begitu saja karena dinilai masih ada PR pembahasan di DPR. Yang mana pembahasan itu seharusnya juga bisa diakses oleh publik.

"Meskipun berbagai perwakilan pemerintah menyatakan RKUHP disahkan tahun ini, tapi pemerintah tidak boleh yang terburu-buru dan hanya melakukan sosialisasi," kata Perwakilan Aliansi Nasional Reformasi KUHP sekaligus Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu, dikutip dari merdeka.com, Rabu (10/3).

Dia menilai, usulan Menkopolhukam Mahfud MD menunjukkan bahwa pemerintah telah menutup ruang diskusi perubahan RKUHP. Usulan mengajukan judical review RUU KUHP dinilai bentuk arogansi negara.

"Usulan Pak Mahfud MD yang mempersilakan untuk menempuh legislative review atau judicial review di Mahkamah Konstitusi jika ada perbaikan KUHP menunjukkan arogansi negara," ujar dia.

Erasmus berharap, pemerintah sadar bahwa salah satu penyebab demo mahasiswa dan masyarakat pada September 2019 lalu karena pemerintah tidak memberikan kepada publik perkembangan draft RKUHP.

"Pemerintah harus ingat protes masyarakat pada September 2019 lalu subtansial, bahkan harus ada nyawa yang hilang. Negara jangan mengabaikan hal ini dengan memaksakan pengesahan tanpa ada pembahasan yang bisa diakses dan dipertanggungjawabkan ke publik," ujar dia.

Untuk itu, Aliansi Nasional Reformasi KUHP meminta pemerintah agar melakukan pembahasan ulang dengan tim ahli yang lebih luas, pelibatan stakeholder dan bukan sekedar sosialisasi RKUHP.

Aliansi Nasional juga meminta pemerintah untuk membuka kepada publik terkait perkembangan pembahasan draft RUU RKUHP terbaru dan catatan rapat terkait pembahasan substansi RKUHP sepanjang 2020-2021 yang pernah dilakukan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X