Waduh! Hacker Beraksi, Rp 4,6 Triliun Dana di Kripto Dicuri

- Kamis, 3 Februari 2022 | 20:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Peretasan kripto kembali menelan korban. Kali ini menimpa jembatan menghubungkan Ethereum dan Solana, Wormhole dan berhasil mendapatkan US$320 juta atau Rp 4,6 triliun.

CNBC Internasional melaporkan jika situs web resmi sedang dalam keadaan offline. Pengembang yang mewakili Wormhole mengonfirmasi kejadian itu di akun Twitternya, serta menambahkan jaringan tersebut sedang diperbaiki sementara melihat ke dalam potensi eksploitasi, dikutip Kamis (3/2/2022).

Disebutkan pencuri berhasil membawa 120 ribu wETH (wrapped Ether) dan tim proyek menjanjikan menambahkan Ether dalam beberapa jam ke depan memastikan wETH didukung 1:1 dan membuat jaringan kembali aktif.

Menurut analisis dari perusahaan keamanan siber Blockchain CertiK, keuntungan penyerangan hingga saat ini sekitar US$251 juta (Rp 3,6 triliun) dari Ethereum, US$47 juta (Rp 676,1 miliar) dalam Solana, dan lebih dari US$4 juta (Rp 57,5 miliar) dalam USDC.

Baca Juga: Wabup Hadiri Launching Inpres Nomor 1 Tahun 2022 Secara Virtual

Menurut CertiK, peretas berhasil mengeksploitasi kerentanan pada sisi jembatan Solana untuk membuat 120 ribu token Ethereum 'terbungkus (wrapped)' untuk diri sendiri. Ini dipatok dengan nilai koin asli namun bisa dioperasikan dengan Blockchain lain.

Nampaknya token ini juga digunakan untuk mengklaim Ethereum yang berada di sisi lainnya.

Sebelum dieksploitasi, jembatan punya rasio 1:1 Ethereum untuk membungkus Ethereum pada Blockchain Solana. "Eksploitasi ini mematahkan patokan 1:1 karena ada setidaknya 93.750 lebih sedikit ETH yang disimpan sebagai jaminan," ungkap perusahaan.

Salah satu pendiri CertiK, Ronghui Gu mengatakan peretasan ini membuat kekhawatiran soal keamanan dalam Blockchain. "Peretasan senilai US$320 juta di Wormhole Bridge menyoroti tren serangan yang berkembang pada protokol Blockchain. Serangan ini membunyikan alarm kekhawatiran yang berkembang soal keamanan di Blockchain," jelasnya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

X