Jabatan Presiden Tiga Periode, Demokrat Menduga Keinginan Cukong yang Bangun IKN

- Minggu, 28 Maret 2021 | 18:23 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Anggota MPR/DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman menduga mencuatnya isu Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan jabatan presiden tiga periode sejak beberapa waktu belakangan ini karena kerena keinginan dari para cukung. Mengapa keinginan cukong?.

Benny mengaitkannya dengan recana pemindahan ibu kota negara (IKN) baru ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Karena menurut Benny, karena pembangunan IKN itu dibangun oleh cukong-cukong. Menurut Bennym para cukung itu menginginkan PPHN agar pembangunan IKN itu tetap dilanjutkan oleh presiden setelah Jokowi.

Jaminan kesinambungan PPHN mungkin dinilai cukong-cukong yang punya duit tidak cukup tapi menginginkan syarat kedua, yaitu presidennya tetap Jokowi. Karena itu diusulkan presiden tiga periode.

“Siapa yang menjamin setelah 2024 proyek IKN ini dilanjutkan. Kalau aku presiden belum tentu aku lanjutkan. Oleh sebab itu PPHN ini dibuat untuk mengikat supaya proyek IKN ini tetap jalan. Sekarang kan 2001, kalau ada investor yang mau menanamkan duitnya untuk membangun IKN saya nggak mau kalau tidak ada jaminan kesenimbangan pasca Presdiden Jokowi,” kata Benny ketika berbicara dalam press gathering antara Pimpinan MPR dengan wartawan yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen, di Anyer, Jumat – Minggu (26-28/3/2021).

Ditegasnya Benny, kalau berbicara tentang PPHN selalu ada konteksnya, tidak ada peristiwa politik yang terjadi lepas dari konteksnya.

“Kalau pada saat ini kita diskusi tentang Urgensi tentang PPHN, terus terang saya sampai minggu lalu belum ketemu, tetapi ketika daftar RUU ada RUU tentang IKN baru saya nyambung,” ujarnya.

“Jadi benar apa yang dikatakan Menkopolhukam dulu, rezim ini dikendalikan oleh cukong-cukong. Bikin RUU cukong, pilih bupati, gubernur, walikota, presidenn juga cukong,” tegas mantan Ketua Komisi III DPR RI itu. (*)

Editor: Administrator

Terkini

76.617 Pelajar Ikuti Kompetisi Sains Madrasah 2021

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:50 WIB

Wakil Presiden: Santri Bagian Penting dari MES

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 05:05 WIB

Puan: Santri Banyak Kontribusi untuk NKRI

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 04:35 WIB
X