Pengamat: Nadiem Makarim dan Moeldoko Layak Direshuffle

Administrator
- Selasa, 13 April 2021 | 10:42 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengamat Komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga memperkirakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle kabinet setelah DPR RI menyetujui penggabungan Kemenristek dengan Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi.

Dengan digabungnya dua kementerian tersebut, Jamiluddin menyarankan Presiden Jokowi untuk mengganti Nadiem Makarim. Sebab, selama memimpin Kemendikbud, belum ada gebrakan Nadiem yang membanggakan. 

"Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) juga menginginkan Nadiem di reshuffle," kata pengamat dari Universitas Esa Unggul itu di Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Dengan bergabungnya Kemenristek ke Kemendikbud, Nadiem dikhawatirkan semakin tidak mampu memimpin kementerian tersebut. Padahal penggabungan itu diharapkan riset akan semakin berkembang di Indonesia, khususnya di perguruan tinggi.

"Kapasitas Nadiem tampaknya tak cukup mumpuni menangani hal itu. Karena itu, Presiden Jokowi sebaiknya mencari sosok yang tepat agar penggabungan dua kementerian itu membuahkan hasil. Bambang Brodjonegoro tampaknya layak dipertimbangkan untuk mengisi pos tersebut," jelasnya.

Selain itu, menurut Jamil, Jokowi juga layak mengevaluasi menteri lainnya yang selama ini kinerjanya dipersepsi publik rendah. Para menteri ini selayaknya ikut direshuffle.

Dia menyebut Menteri Komuniksi dan Informatika Johny G. Plate, salah satu yang layak direshuffle. Dia menilai Johny Plate praktis hanya memimpin informatika, sementara komunikasinya diabaikan begitu saja. 

Padahal di era pandemi dan resesi ini, seharusnya Kemenkominfo aktif mengkomunikasikan hal itu agar masyarakat mempunyai pemahaman yang utuh. Namun hal itu tidak dilakukan Kemenkominfo. 

"Sebaiknya Menkominfo adalah sosok yang memiliki keahlian komunikasi. Tujuannya agar dapat merancang sistem komunikasi yang sesuai dengan era otonomi daerah," jelas Dekan Fikom IISIP Jakarta 1996 - 1999 itu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X