Haji via Metaverse, Buya Anwar Abbas : Bid'ah Kalau Dianggap Ibadah

- Kamis, 10 Februari 2022 | 05:25 WIB
Buya Anwar Abbas (MUI.or.id)
Buya Anwar Abbas (MUI.or.id)

HARIANHALUAN.COM - Proyek pemerintah Arab Saudi bernama "Virtual Black Stone Initiative" atau Metaverse, disorotan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr KH Anwar Abbas.

Baca Juga: Supir dan Pramugara Bus Trans Pekanbaru Mogok Kerja, Walikota Minta Maaf pada Warga

Dengan kecanggihan teknologi proyek Metavers itu umat Islam yang tidak atau belum bisa melaksanakan ibadah haji/umrah bisa secara virtual melihat batu hitam atau Hajar Aswad di Masjidil Haram, Makkah.

 Menurut ulama yang akrab disapa Buya Anwar Abbas, metaverse hanya dapat digunakan sebatas sebagai pengalaman dan pengetahuan terkait penyelenggaraan ibadah haji.

"Ya boleh saja hal demikian, ya tentu saja baik. Hal demikian jelas akan menimbulkan kebaikan dan manfaat bagi yang bersangkutan karena dengan itu dia akan tahu banyak tentang hal-hal yang terkait dengan masalah haji," jelas Buya Anwar Abbas dalam keterangan resminya pada Rabu (9/2/2022).

Namun Buya asal Jorong Balai Mansiro, Nagari Guguak VIII Koto, Lima Puluh Kota, Sumatra Barat itu mengingatkan bahwa pelaksanaan ibadah haji wajib dihadiri secara fisik di tanah suci sebagaimana yang telah ditentukan oleh syara' yakni di Padang Arafah, Muzdalifah, Mina, Ka'bah, Shafa hingga Marwa.

Buya Anwar Abbas menegaskan, bahwa haji tersebut intinya adalah wukuf di Arafah dan barang siapa yang menjumpai wukuf di Arafah maka ia menjumpai haji.

"Ini artinya kalau ada orang yang tidak bisa hadir di Padang Arafah pada waktu yang telah ditentukan oleh syara' tersebut maka yang bersangkutan secara syar'iyyah tidak bisa diakui telah melaksanakan ibadah haji karena yang bersangkutan tidak bisa hadir di tempat dimaksud pada waktu yang telah ditentukan," tegasnya.

Belum lagi yang menyangkut mabit di Muzdalifah, melempar jumrah di Mina, thawaf di Ka'bah dan sai antara Shafa dan Marwa. Itu semua harus dilakukan secara fisik di tempat dan waktu yang sudah ditentukan oleh syara'.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Tags

Terkini

X