Apa Benar Duet Prabowo-PDIP Realisasi Perjanjian Batu Tulis yang Tertunda?

Administrator
- Jumat, 28 Mei 2021 | 12:43 WIB

HARIANHALUAN.COM - Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago tanggapi kemungkinan Gerindra akan duaet dengan PDIP dalam pilpres 2024 mendatang. Ia berpandangan bahwa PDIP dan Gerindra merupakan koalisi yang dicermati belakangan cukup potensial. 

"Posisisi elektabilitas hampir di semua lembaga pada posisi pertama dan kedua," ujar Pangi dikutip dari sindonews, Jumat (28/5/2021).

Pangi mengatakan sepengetahuan dirinya ada perjanjian Batu Tulis antara PDIP dan Gerindra pada 2009 untuk 2014 tapi PDIP pada 2014 mengusung Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan Jusuf Kalla. Jadi, PDIP bukan tidak patuh tapi tertunda dua kali pemilu saja.

"Mungkin kali ini perjanjian Batu Tulis bisa diwujudkan dengan memasangkan duit Prabowo-Puan. Koalisi partai papan atas PDIP-Gerindra," terangnya.

Karena itu, kata dosen UIN Jakarta ini, jika bicara kans koalisi PDIP-Gerindra nampaknya cukup besar, apalagi kedua partai ini chemistry-nya sudah sangat bagus, sama-sama berada dalam koalisi pemerintah, sama-sama punya menteri dan sama-sama partai papan atas. 

"Apalagi hubungan nuansa kebatinan Prabowo-Megawati saya lihat sangat dekat dan baik," tandas Pangi. (*)
 

Editor: Administrator

Terkini

Menlu: Jangan Ada Kesenjangan Vaksin Antara Kita

Selasa, 30 November 2021 | 10:45 WIB

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Lagi Hingga 13 Desember 2021

Selasa, 30 November 2021 | 06:50 WIB

Kementerian Agama Kukuhkan 50 Duta Harmoni Madrasah

Senin, 29 November 2021 | 23:30 WIB
X