Buat Mak-mak, Siap-siap Harga Tahu dan Tempe Segera Naik

- Jumat, 11 Februari 2022 | 16:44 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi harga tempe di tingkat pengrajin akan naik di kisaran Rp10.300 – Rp10.600 per Kg dalam waktu dekat. Tak hanya itu, harga tahu per papannya juga diprediksi naik menjadi Rp52.450 –53.700 atau Rp600-700 per potongnya.

"Karena para pengrajin harus membeli bahan baku berkisar antara Rp11.500 lebih, sehingga mereka harus menyesuaikan harga produk turunan dari kedelai khususnya tahu dan tempe," kata Dirjen Perdagangan Dalam negeri Kemendag, Oke Nurwan dalam konferensi pers tentang kedelai, secara virtual, Jumat (11/2).

Kenaikan harga dua bahan pangan tersebut dikarenakan produksi kedelai dalam negeri sangat kecil, dan ketergantungan masyarakat sangat tinggi.

Oleh karena itu, Kemendag mengimbau agar masyarakat luas untuk memahami karena kebutuhan tahu tempe dalam bulan-bulan mendatang harganya akan menyesuaikan dengan harga kedelai dunia.

Baca Juga: TK dari Tanah Datar Puji Pelayanan di Perpustakaan Daerah Padang Panjang

"Kami pemerintah ingin memastikan juga kepada importir untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan tetap memasok ke pengrajin tahu dan tempe dengan harga yang menyesuaikan dengan harga internasional," ujarnya.

Oke menjelaskan, kondisi kedelai di dunia saat ini mengalami gangguan supply. Misalnya di Brasil, telah terjadi penurunan produksi kedelai yang tadinya 140 juta ton menurun menjadi 125 juta ton.

Penurunan produksi kedelai dunia ini berdampak pada kenaikan harga kedelai. Beberapa penyebab lainnya yaitu inflasi di AS yang mencapai 7 persen yang berdampak pada harga input produksi.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

X