Politikus PSI Curiga PNS DKI Bakal Dipaksa Beli Tiket Formula E

- Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo, curiga dengan penyelenggara Formula E yang seluruhnya melibatkan BUMD DKI Jakarta. Mulai dari PT JakPro selaku penyelenggara, Jaya Ancol sebagai penyedia tempat, hingga Jaya Konstruksi Manggala Pratama yang bertugas membuat sirkuit balap mobil listrik tersebut.

"Jangan-jangan nanti (biaya pembuatan sirkuit) ditalangi oleh pinjaman Bank DKI, dan disponsori oleh seluruh BUMD. Lalu yang disuruh membeli tiket seluruh PNS dan karyawan BUMD DKI Jakarta. Semuanya mau di-setting," ujar Anggara dalam keterangannya, Sabtu, 11 Februari 2022.

PSI curiga ajang Formula E seperti rekayasa, setelah melihat proses lelang tender sirkuit yang tidak transparan oleh JakPro. Anggara mengatakan pada 5 Januari 2022, JakPro memang telah mengumumkan lelang terbuka untuk sirkuit tersebut. Tapi tak lama kemudian perusahaan menyatakan lelang gagal tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga: Pemkab Agam Gelar Rapat Evaluasi Organisasi Perangkat Daerah

"Setelah itu, tiba-tiba sudah ada pemenangnya lagi. ini bisa diduga ada upaya sistematis meloloskan Formula E yang sudah banyak masalah dari awalnya," kata Anggara.

Anggara mengatakan pengumuman tender yang diulang seharusnya mengundang peserta yang mendaftar tender sebelumnya. Menurut dia, PSI telah mencoba meminta dokumen prosedur pengadaan barang dan jasa dari JakPro, tapi sampai saat ini belum diberikan.

Anggara menantang JakPro untuk membuka nama perusahaan yang mengikuti lelang itu beserta jumlah penawarannya kepada publik. Ia menantang JakPro membuka penyebab tender gagal dan saat tender ulang dibuka kembali, apakah mengundang juga peserta yang sebelumnya gagal.

Baca Juga: Pikir Ulang Sebelum Meminjam Uang ke Pinjol Ilegal!

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: tempo.id

Tags

Terkini

X