Honorer PNS Siap-siap Diganti Outsourcing, Gajinya Gimana?

- Sabtu, 12 Februari 2022 | 20:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Tenaga honorer di Kementerian/Lembaga (K/L) akan dihapus oleh pemerintah pada 2023 mendatang. Nantinya honorer akan diganti pihak ketiga dengan sebutan pekerja outsourcing.

Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengatakan, saat ini tenaga honorer di K/L sudah mulai digantikan dengan pekerja outsourcing, seperti satpam, supir, hingga tenaga administrasi. Akan tetapi masih ada beberapa pos yang tetap diisi oleh non pegawai negeri sipil (PNS).

"Saat ini rata-rata tenaga pengemudi, satpam, kurir, petugas kebersihan, pramubakti, sekretaris, administrator sudah outsourcing (PPNPN)," jelasnya dikutip dari CNBC Indonesia belum lama ini.

Baca Juga: Terlibat Kasus Narkoba, Pasangan Kekasih di Kabupaten Solok Ini Diciduk Polisi

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Dalam aturan ini, pegawai non-PNS di instansi pemerintah masih tetap melaksanakan tugas paling lama lima tahun saat peraturan tersebut berlaku atau 2023.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya telah menetapkan aturan mengenai besaran gaji para pegawai non PNS berada di instansi pemerintah yakni Kementerian/Lembaga (K/L). Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60 Tahun 2021 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2022.

Dalam aturan ini, honorarium atau gaji untuk satpam, pengemudi, OB hingga pramubakti ditetapkan berdasarkan provinsi Kementerian/Lembaga (K/L) ia bekerja. Sehingga besaran nilainya berbeda untuk setiap wilayah.

Baca Juga: Indonesia Beli Rp199 Triliun, ini Spesifikasi Jet Tempur F-15

"Honorarium yang diberikan hanya kepada Pegawai Non Aparatur Sipil Negara yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai satpam, pengemudi, petugas kebersihan, dan pramubakti, berdasarkan surat keputusan pejabat yang berwenang/kontrak kerja," tulis PMK tersebut.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

BMKG: Gempa di Banten Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 7 Februari 2023 | 09:08 WIB
X