Kasus Penembakan di Tambang Parigi Moutong, Komnas HAM Dorong Polri Lakukan Uji Balistik

- Selasa, 15 Februari 2022 | 13:38 WIB
Demo menolak ijin tambang di Parigi Moutong, Sulteng
Demo menolak ijin tambang di Parigi Moutong, Sulteng

SULTENG, HARIANHALUAN.COM - Kasus penembakan terhadap seorang warga pengunjuk rasa yang menolak tambang di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi sorotan publik.

Bahkan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sulteng dorong Polri lakukan uji balistik.

"Saya minta harus temukan pelaku, jadi saya sebagaimana komunikasi kita kemarin, temukan, terbukti, PTDH"

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Warga Wadas Tolak Tambang Itu Sah, Tandanya Mereka Nasionalis Sejati

"Bagi Komnas HAM kenapa uji balistik itu penting dilakukan, itu membuktikan keseriusan pihak Polri," tutur Ketua Komnas HAM perwakilan Sulteng, Dedy Askari.

Pihaknya menekankan, uji balistik ini akan bisa mengungkap siapa pelaku penembakan Erfaldi (21 tahun) secara jelas.

Erfaldi tewas tertembak saat adanya demonstrasi penolakan aktifitas pertambangan PT. Trio Kencana di Kecamatan Kasimbar dan Tinombo Selatan.

Baca Juga: Lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Kapolri 2021, Sumbar Raih Juara III

"Uji Balistik terhadap peoyektil yang ditemukan dan senjata-senjata yang dicurigai, agar semua menjadi terang benderang," katanya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X