Daftar Investasi Bodong yang Disikat OJK Selain Binomo

- Kamis, 17 Februari 2022 | 14:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Satgas Waspada Investasi (SWI) terus berupaya mencegah kemunculan kegiatan usaha tanpa izin. Belum lama ini, SWI juga menghentikan tujuh kegiatan usaha tanpa izin dan pihak yang melakukan duplikasi atau mengatasnamakan entitas berizin yang berpotensi merugikan masyarakat.

Menurut Ketua SWI, Tongam L Tobing, masyarakat perlu waspada pada penawaran yang diterima. Khususnya yang melalui Telegram karena yang ditemukan adalah investasi ilegal.

"Masyarakat juga diminta untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi melalui media Telegram karena ditemukan merupakan penawaran investasi yang ilegal," kata Tongam dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Dari tujuh entitas yang dihentikan, enam diantaranya adalah kegiatan Forex, Aset Crypto, dan Robot Trading tanpa izin. Sementara satu entitas merupakan kegiatan Pengelolaan Investasi tanpa izin.

Baca Juga: Telusuri Harga PCR, Pansus PCR DPD RI Undang Kemenkes dan Satgas Covid-19

Satu entitas juga dilakukan normalisasi yakni Luminesia.com. Hal ini dilakukan karena telah membuktikan kegiatan yang dilakukan bukanlah investasi ilegal.

Ini daftar investasi ilegal yang ditutup oleh SWI:

1. PT Saratoga Investama Reksadana (duplikasi nama Investama Sedaya) --> Penipuan penawaran investasi dengan mengatasnamakan PT Saratoga Investama Sedaya tanpa izin.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Dari Ukraina, Jokowi Kembali ke Polandia

Kamis, 30 Juni 2022 | 08:18 WIB
X