Jokowi: TNI-Polri Kawal Industri Pertambangan Minerba

- Selasa, 1 Maret 2022 | 16:24 WIB
Ilustrasi tambang batu bara  (Foto-net)
Ilustrasi tambang batu bara (Foto-net)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segenap jajaran TNI-Polri untuk turut mengawal industri yang memiliki nilai tambah, seperti pertambangan Mineral dan batu bara (Minerba).

Pasalnya, pemerintah tengah berupaya melakukan transformasi ekonomi dengan mengubah tumpuan pertumbuhan dari tadinya bertumpu pada sektor konsumsi menjadi pada sektor produksi. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah melakukan hilirisasi industri dengan menghentikan ekspor bahan-bahan minerba dalam bentuk bahan mentah.

Baca Juga: Militer Rusia Beroperasi Dekat Pembangkit Tenaga Nuklir Ukraina, Ancaman Kesehatan dan Lingkungan! 

“Saya minta bapak, ibu, saudara-saudara sekalian kalau ada yang namanya industri, entah itu industri nikel, industri batubara, industri tembaga, industri emas, jaga mereka. Karena nilai tambahnya nanti ada di situ,” kata Jokowi pada Rapat Pimpinan TNI dan Polri 2022 yang digelar di Plaza Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Selasa, (1/3/2022) dikutip dari presidenri.go.id

“Ini tugas kita bersama, kalau sudah stop nikel 2020, tahun ini nanti akan kita stop lagi stop bauksit, bauksit harus menjadi alumina, bauksit stop, tahun depan stop tembaga"

"Tembaga nanti dicampur dengan nikel bisa menjadi litium baterai bisa menjadi sodium ion, bisa menjadi barang-barang yang setengah jadi maupun barang jadi. Sehingga sekali lagi nilai tambah itu ada di dalam negeri. Inilah yang kita maksud dengan transformasi ekonomi,” tambahnya.

Baca Juga: Abu Janda Bela Menag, Haris Pratama: Asal Bicara Lagi Nich Orang

Menurut Presiden, nilai tambah tersebut berupa lapangan pekerjaan yang terbuka, pajak dan bea keluar juga bayar di Indonesia, hingga penerimaan negara bukan pajak juga ada di Indonesia.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X