Kronologi Kejadian Direktur Tahti Polda Gorontalo AKBP Beni Mutahir yang Ditembak Mati Tahanan Narkoba

- Selasa, 22 Maret 2022 | 10:57 WIB
AKBP Beni Mutakhir semasa hidup. (Foto/ist)
AKBP Beni Mutakhir semasa hidup. (Foto/ist)


HARIANHALUAN.COM - Perwira polisi di Polda Gorontalo ditembak mati salah seorang tahanan narkoba, Rocky, Senin (21/3/2022). Korban AKBP Beni Mutakhir merupakan Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Direktur Tahti) tewas dengan luka tembak di kepala.

Penembakan terjadi di rumah pelaku di Perumahan Asparaga, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Senjata yang digunakan pelaku adalah senjata api rakitan. Baca juga: Tak Ada Kelangkaan Minyak Goreng di Merangin Namun Masyarakat Hadapi Tingginya Harga Tim Inafis Polda Gorontalo melakukan olah TKP usai penembakan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita.

"Korban ditembak menggunakan senjata api rakitan milik pelaku," terang Direktur Kriminal Umum Polda Gorontalo, Kombes Pol Nur Santiko.

Baca Juga: Presiden Ukraina Zelenskyy Bersikeras Adakan Pertemuan dengan Putin

Menurutnya, sebelum peristiwa terjadi, korban disebut melakukan pelanggaran prosedur yang diduga mengizinkan pelaku pergi ke rumahnya.

"Namun semuanya masih kita dalami," ungkap Nur Santiko. Motifnya masih terus didalami. Termasuk bagaimana hubungan kejadian itu masih didalami. "Ada satu tembakan mengenai pelipis kiri tembus kanan," ungkapnya.

Sementara pelaku penembakan sudah diamankan dan dimintai keterangan. Jenazah korban sesaat setelah dipulasara langsung dibawa ke rumah duka di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Gorontalo. (*)



Editor: Heldi Satria

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

X