Kominfo Take Down Ribuan Konten Investasi Ilegal, Termasuk Pialang Berjangka dan Binary Option Binomo

- Selasa, 22 Maret 2022 | 16:10 WIB
Menteri Kominfo Johnny G Plate. /Dok. Kemeneterian Komunikasi dan Informasi /
Menteri Kominfo Johnny G Plate. /Dok. Kemeneterian Komunikasi dan Informasi /

HARIAN HALUAN- Ribuan konten-konten investasi ilegal dan pialang berjangka ilegal telah ditutup aksesnya alias di-takedown oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Adapun rinciannya yakni, kategori investasi ilegal dilakukan takedown sebanyak 867 konten. Kemudian kategori pialang berjangka ilegal sebanyak 967 konten. Lalu konten forex ilegal 1.167 konten.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, langkah pemutusan akses atas website dan melakukan takedown terhadap konten investasi ilegal itu telah dilakukan secara bertahap sepanjang 2016 sampai 2022. Sebab kata Johnny, konten-konten yang kena takedown itu melanggar ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga: Ternyata MUI Sumbar Pernah Tegur Penggunaan Pawang Hujan, Ini Ceritanya

 

"Pada kategori binary option seperti Binomo, telah ditakedown sebanyak 215 konten," kata Johnny dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Selasa (22/3/2022).

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pemutusan akses oleh Kominfo itu telah berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Lembaga yang memiliki otoritas seperti otoritas jasa keuangan dan Bappebti.

Kominfo juga melakukan langkah pencegahan, berupa pengaisan di dunia digital untuk mencari adanya pinjaman online yang diduga ilegal.
 
"Yang selanjutnya diteruskan kepada OJK untuk diverifikasi apakah legal atau tidak legal. Demikian juga yang berkaitan dengan perdagangan apakah ada perdagangan yang ilegal yang dikomunikasikan dengan Kementerian Perdagangan," imbuhnya.
 
Kominfo juga menekankan sekaligus menggiatkan upaya literasi digital masyarakat, guna mengetahui investasi aman di ruang digital.
 
"Pemutusan akses bukan satu-satunya solusi dalam permasalahan ini. Literasi digital penanganan konten dan penegakan hukum perlu dilakukan bersama-sama dengan dukungan masyarakat luas," ujarnya.

Editor: Juni Fitra Yenti

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X