Panglima TNI Marah Dibohongi Anak Buah Soal Penembakan KKB, Kelalaian Danki Bikin Gugur 3 TNI di Papua

- Kamis, 24 Maret 2022 | 13:07 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika
Panglima TNI Jenderal Andika

HARIAN HALUAN- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, marah besar karena merasa telah dibohongi oleh anak buahnya soal insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Pos Ramil Gome, Kabupaten Pucak, Papua yang menggugurkan tiga prajurit TNI AD pada waktu lalu.

Hal itu terungkap saat Andika rapat dengan petinggi TNI lainnya membahas hasil pemeriksaan detail kronologi penyerangan Posramil Gome yang terjadi pada 27 Januari 2022 lalu itu.

Waktu itu, Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat Organisas Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kelompok Lekagak Telenggen pada Kamis dini hari disebut melakukan serangan ke pos militer sekitar 05.00 WIT hingga siang hari. Kontak tembak itu dilaporkan membuat gugur tiga prajurit yakni Serda Rizal, Pratu Baraza, dan Pratu Rahman.

Baca Juga: Pawang Hujan Tetap Dibayar Meski Aksinya Gagal, Deddy Corbuzier: Enak dong!

Ternyata Andika menemukan kejanggalan dan ditemukan adanya kelalaian komandan kompi (Danki). Ia mengungkapkan, Danki ternyata menggelar pasukan tanpa memperhitungkan keselamatan demi pencairan uang dan menutupi alasan itu dari komandan batalyon.

“Ternyata hasilnya berbohong. Yang terjadi bukan yang dilaporkan dan yang terjadi ini disembunyikan oleh si Danki dari komandan batalyon,” kata Jenderal Andika melalui akun YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, dikutip Kamis 24 Maret 2022.

Ketiga prajurit yang gugur itu ternyata melakukan aktivitas pengamanan proyek galian pasir dan tidak mengantongi izin dari batalyon setempat.

Jendral Andika heran kenapa Danki memilih lokasi terbuka yang merupakan proyek galian pasir untuk menggelar pasukan dan tak memikirkan keselamatan prajurit.

Kendati pihaknya mengakui bahwa yang melakukan tindak pidana pembunuhan kepada tiga prajurit itu adalah kelompok kriminal bersejata, namun Danki yang saat itu bertindak sebagai Komandan Pos juga ikut andil karena telah melakukan pelanggaran.

Halaman:

Editor: Juni Fitra Yenti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X