Ratusan Jamaah Meninggal Saat Ibadah Haji, Kemenkes Beberkan Penyebabnya

- Rabu, 11 Mei 2022 | 10:03 WIB
Ilustrasi Haji. (SMSolo/dok)
Ilustrasi Haji. (SMSolo/dok)

HARIANHALUAN - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Dasa Nugara mencatat, sejak 15 tahun terakhir, dengan jumlah kuota 220 ribu jamaah haji Indonesian yang berangkat, terdapat 300-400 jamaah yang meninggal tiap tahunnya.

Hal itu, menunjukan tingginya rasio kematian dari jmaah haji asal Indonesia.

Kunta mengatakan, pihaknya telah melakukan riset terkait tingginya angka kematian tersebut. Menurutnya, terdapat dua faktor besar yang menyebabkan tingginya angka kematian tersebut. Hal itu, berdasarkan catatan medis yang telah ia terima, penyebabnya ialah usia dan kelelahan.

Baca Juga: Kemenag Rilis Daftar Nama Jamaah Haji Reguler 2022, Begini Cara Ceknya

“Perilaku ini menyebabkan jamaah kelelahan karena ritual ibadah yang tidak disesuaikan dengan kondisi fisik jamaah terutama yang berusia lanjut,” ujar Kunta dikutip dari Okezone.com, Rabu, 11 Mei 2022.

Oleh sebab itu, pemerintah tengah melakukan langkah tegas guna memberikan layanan kesehatan. Terutama, bagi mereka yang dirasa memiliki resiko tinggi tertimpa faktor gangguan kesehatan, seperti orang lanjut usia (lansia) dan orang dengan penyakit penyerta.

Baca Juga: Kabar Baik! Arab Saudi Pastikan Ibadah Haji Bagi Jamaah Luar Negeri Dibuka Tahun Ini

“Sebagai “pelayan tamu Allah”, para petugas haji mengemban tanggung jawab yang besar dan mulia untuk menjaga kesehatan jamaah dengan harapan mampu menekan angka kematian jamaah haji di tanah suci,” jelasnya.

Kendati demikian, Kunta menambahkan, pihaknya pada tahun ini telah menyiapkan petugas haji bidang kesehatan yang terpilih dari proses seleksi rekrutmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2022.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X