Besok, Petani Sawit Bakal Gelar Demo Terkait Larangan Ekspor CPO, Ini Tuntutannya!

- Senin, 16 Mei 2022 | 18:31 WIB
Ilustrasi Petani sawit /Pixabay
Ilustrasi Petani sawit /Pixabay

HARIAN HALUAN- Asosiasi Petani Sawit Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) akan mengadakan aksi di Jakarta besok, Selasa 17 Mei 2022 terkait kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng atau Crude Palm Oil (CPO) yang ditetapkan pemerintah.

Aksi bakal digelar mulai pukul 09.00 WIB dengan titik aksi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian RO dan Patung Kuda untuk selanjutnya direncakan bertemu presiden Joko Widodo di Istana.

Aksi yang diadakan Apkasindo itu merupakan buntut dari kebijakan larangan ekspor CPO oleh pemerintah yang membuat TBS (Tandan Buah Segar) di tingkat pentani banyak yang tidak terserap oleh perusahaan, sehingga membuat harga TBS anjlok saat ini.

Baca Juga: 40 Warga Bengkulu Ditangkap Akibat Sawit, Sultan Minta Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung menyebut aksi tersebut bakal diikuti oleh seluruh daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

"Petani sawit yang datang ke Jakarta mulai dari Aceh sampai Papua Barat akan berpakaian adat-budaya masing-masing. Kami ingin menunjukkan sawit itu pemersatu bangsa dan anugerah Tuhan kepada Indonesia," ujar Manurung, dikutip dari SindoNews, Senin 16 Mei 2022.

Dalam aksi yang digelar oleh para petani besok, kata Manurung, ada 5 pesan atau tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, menyampaikan aspirasi kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya melindungi 16 juta petani sebagai dampak turunnya harga TBS sawit sebesar 70% di 22 provinsi sawit.

Kedua, meminta presiden Jokowi meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk Minyak Goreng Sawit (MGS) serta bahan bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS sawit sebesar 70% di 22 provinsi sawit.

Ketiga, meminta presiden Jokowi tidak hanya menyubsidi MGS curah, tapi juga MGS Kemasan Sederhana (MGS Gotong Royong). “Dan untuk menjaga jangan sampai gagal, kami meminta memperkokoh jaringan distribusi minyak goreng sawit terkhusus yang bersubsidi dengan melibatkan aparat TNI-Polri,” ucapnya.

 

Halaman:

Editor: Juni Fitra Yenti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X