Jamaah Haji Khusus Ternyata Diberi 'Bonus', Berapa Besarannya?

- Kamis, 26 Mei 2022 | 10:15 WIB
Calon jamaah haji Indonesia usia 65 tahun ke atas berpeluang berangkat tahun depan. (FotoL Ist)
Calon jamaah haji Indonesia usia 65 tahun ke atas berpeluang berangkat tahun depan. (FotoL Ist)

HARIANHALUAN - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan jemaah haji khusus yang mendaftar melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) akan menerima nilai manfaat sama seperti jemaah haji reguler.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira dalam keterangan resminya mengemukakan nilai manfaat tersebut akan ditransfer melalui virtual account masing-masing kepada para jemaah.

Baca Juga: Terbang 4 Juni, Berikut Jadwal dan Urutan Kloter Jamaah Haji Sumbar

"BPKH sebagai badan hukum publik independen yang mengelola keuangan haji, selain mengelola dana setoran awal haji reguler, juga mengelola dana setoran awal jemaah haji khusus, sehingga pembagian nilai manfaat juga diberikan kepada jemaah haji khusus," kata Acep dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis, 26 Mei 2022.

BPKH, kata Acep, menyatakan kesiapannya untuk memproses pengajuan pengembalian saldo setoran BPIH khusus dan pembatalan haji, sesuai dengan amanat yang dituangkan dalam Undang-Undang (UU) 34/2014.

Baca Juga: 24 Persen Calon Jamaah Haji Terancam Tak Bisa Berangkat, Ternyata Ini Kendalanya

Sebagai informasi, total waiting list jemaah haji khusus pada tahun 2021 sebanyak 99.928. Sementara total antrean jamaah haji sampai dengan April 2022 mencapai 102.054 jemaah, dengan dana yang terkumpul dari jemaah haji khusus yaitu sekitar US$ 488.000.000 atau sebesar Rp 7,1 triliun.

Lantas, berapa nilai manfaat yang didapatkan para jemaah?

Adapun nilai manfaat yang bisa didapatkan pada 2021 rata-rata pada virtual account sebesar Rp 1.063.502. Di tahun 2020 sebesar Rp 1.236.152, pada tahun 2019 sebesar Rp 469.796 dan Rp 321.517 pada tahun 2018.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X